Keluarga Jadi Tantangan Utama Pencegahan Narkoba

  • 30 Jun 2026 17:44 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna – Kepala SMP Negeri 3 Tahuna, Krisyevictoria Parera, S.Pd., M.Pd., bersama Penyuluh Narkoba Ahli Pertama BNN Kabupaten Kepulauan Sangihe, Nur Huda Lubis, S.Psi, dalam Dialog Interaktif di Pro 1 RRI Tahuna, Kamis (26/6/2026), menyoroti berbagai tantangan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan dan masyarakat.

Kepala SMPN 3 Tahuna menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama di lingkungan sekolah adalah kondisi fasilitas yang belum sepenuhnya mendukung keamanan, seperti belum adanya pagar keliling yang membuat pengawasan siswa menjadi lebih sulit.

“Kadang ada anak yang lari dan sulit dijangkau petugas. Selain itu, ada juga peserta didik dengan kondisi keluarga dan latar belakang sosial yang kurang mendapat perhatian,” ujarnya.

Ia menambahkan, kurangnya perhatian sebagian orang tua terhadap kondisi anak turut menjadi tantangan dalam memperkuat program pencegahan narkoba di sekolah.

Sementara itu, dari BNN Sangihe menegaskan bahwa tantangan utama juga datang dari lingkungan keluarga dan masyarakat. Masih banyak anggapan bahwa perilaku seperti merokok di usia sekolah dianggap hal yang wajar, padahal dapat menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkoba.

“Masih ada orang tua yang kurang memberikan keteladanan. Bahkan ada yang meminta anaknya untuk membantu membelikan rokok,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa peran orang tua sangat penting dalam membentuk karakter anak, bukan hanya melalui larangan, tetapi juga melalui contoh dan keteladanan.

Baik pihak sekolah maupun BNN mengakui bahwa keterbatasan waktu untuk turun langsung ke masyarakat menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, mereka terus melakukan sosialisasi melalui sekolah, media, serta kerja sama lintas sektor untuk memperkuat upaya pencegahan narkoba di Kabupaten Kepulauan Sangihe. (alvrina)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....