Kehadiran Ayah Momentum Bangun Komunikasi Erat Dengan Sekolah

  • 23 Jun 2026 14:52 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Kehadiran ayah saat mengambil rapor, bukan sekedar menerima hasil pembelajaran. Tetapi juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang lebih erat dengan sekolah.

Hal tersebut dikatakan Pengawas Pendidikan wilayah Tabukan Utara Rinneke Kirimang, S.Pd saat memeberikan samnbutan pada acara penamatan siswa kelas VI SDN Inpres Kalurae, Sabtu, 20 Juni 2026, menyikapi kurangnya kehadiran sosok ayah saat pengambilan rapot siswa.

“Ketika ada penerimaan rapor di sekolah, maka yang diutus atau yang terutus hanyalah mama-mama atau seorang ibu. Kalau tidak ada mama, oma,”ujarnya.

Menurutnya, keluarga harus membangun hubungan erat dengan sekolah itu sendiri. Dengan mengetahui perkembangan akademik, karakter, serta potensi yang dimiliki anak maka ayah dapat berperan aktif dalam memberikan motivasi, pendampingan dan memberikan arahan yang tepat di rumah maupun di tempat-tempat lain.

Dikatakan Kirimang, berdasarkan pengamatan pemerintah terkait keberadaan ayah yang sering mengabaikan pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga Presiden RI Prabowo Subianto mengeluarkan peraturan yang dinamakan GATI atau Gerakan Ayah Teladan Indonesia. Dengan gerakan GATI maka dikuncurkanlah GEMAR atau Gerakan Ayah Mengambil Rapor

Gerakan ini merupakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan dan perkembangan anak di sekolah. Melalui kegiatan ini, para ayah didorong untuk hadir secara langsung.

“Di hari ini ayah ada beberapa orang yang hadir. Saya menyampaikan terima kasih ayah boleh merespons di program gemar. Gerakan ayah mengambil rapor,”ucapnya.

Karena itu, melalui gemar atau gerakan mengambil rapor diharapkan terbangun energi yang kuat antara sekolah, orang tua dan peserta didik. Sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Karena kehadiran ayah adalah bukti nyata bahwa keberhasilan pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama. Dan membuktikan perhatian dan kebersamaan seluruh anggota keluarga.

Kirimang mengajak orang tua siswa untuk bersama menyukseskan pendidikan dan proses belajar. Karena setiap langkah kecil, keterlibatan ayah hari ini akan menjadi fondasi besar bagi masa depan anak.

Ia juga berharap kepada pemerintah sekolah dan guru- guru agar bisa bangun komunikasi dan kebersamaan yang baik dengan para orang tua, meskipun ditengah banyak kekurangan dan keterbatasan dari orang tua siswa. (Ac)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....