Karame, Perpaduan Sagu dan Kelapa Muda

  • 23 Jun 2026 14:53 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna – Kabupaten Kepulauan Sangihe memiliki beragam kuliner tradisional yang kaya cita rasa dan diwariskan secara turun-temurun.

Salah satunya Adalah hidangan khas bernama Karame, makanan sederhana yang biasa disajikan saat berkumpul bersama keluarga

Karame merupakan olahan yang memadukan sagu dengan air kelapa muda dan daging kelapa muda.

Dalam bahasa Sangihe, daging kelapa muda dikenal dengan sebutan Lewo. Perpaduan kedua bahan tersebut menghasilkan tekstur lembut dengan rasa manis alami yang menyegarkan.

Sensasi menyantap hidangan ini semakin nikmat jika disajikan menggunakan tempurung kelapa muda yang sebelumnya digunakan sebagai wadah daging kelapa, sehingga memberikan nuansa tradisional yang khas.

Proses pembuatan Karame juga cukup mudah. Bahan yang diperlukan hanya sagu dan 2 hingga 3 buah kelapa muda, atau bisa juga lebih sesuai dengan kebutuhan. Air dan daging kelapa muda dipisahkan terlebih dahulu dari tempurungnya dengan cara dibelah atau diberi lubang kecil agar lebih mudah memisahkan airnya.

Setelah itu, air kelapa muda disaring untuk memastikan tidak ada serpihan tempurung yang ikut tercampur. Air kelapa ini berfungsi sebagai pengganti air biasa yang umumnya digunakan dalam pembuatan papeda, dengan takaran sekitar lima hingga tujuh gelas atau disesuaikan dengan jumlah sajian yang diinginkan.

Sementara itu, daging kelapa muda dikeruk menggunakan sendok makan, kemudian dimasukkan bersama air kelapa ke dalam panci. Jika rasa manis alami air kelapa dirasa kurang, dapat ditambahkan gula pasir secukupnya sesuai selera.

Saat air hampir Mendidih, sagu yang telah disaring dimasukkan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga mengental. cara ini di lakukan agar sagu tidak menggupal.

Karame yang telah matang siap disajikan sebagai hidangan tradisional khas Sangihe. Dengan bahan yang sederhana dan cara pembuatan yang praktis, makanan ini menjadi salah satu warisan kuliner yang masih terus dinikmati masyarakat dan layak diperkenalkan kepada generasi muda maupun wisatawan yang ingin mencicipi cita rasa autentik dari Kepulauan Sangihe.(Patricia)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....