BMKG: Tidak Semua Gempa Bumi Berpotensi Menyebabkan Tsunami
- 16 Jun 2026 21:45 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Masyarakat di wilayah pesisir diingatkan untuk memahami karakteristik gempa bumi dan potensi tsunami sebagai langkah mitigasi bencana. Tidak semua gempa bumi yang terjadi dapat memicu tsunami, sehingga diperlukan pemahaman yang tepat terhadap informasi kebencanaan.
Prakirawan Ando Prasetyo, S.Tr, dalam acara Magota Bacirita mengatakan tsunami umumnya dipicu oleh gempa bumi tektonik yang terjadi di bawah laut dengan magnitudo cukup besar serta menyebabkan deformasi atau perubahan bentuk dasar laut. Karena itu, tidak semua kejadian gempa memiliki potensi menimbulkan tsunami.
Masyarakat pesisir perlu memahami konsep evakuasi mandiri. Apabila merasakan guncangan gempa yang kuat atau berlangsung cukup lama, warga yang berada di kawasan pantai diimbau segera menjauhi pantai dan menuju tempat yang lebih tinggi.
"Selain menunggu informasi resmi BMKG, masyarakat juga perlu mengenali tanda-tanda alam seperti gempa kuat dan perubahan muka air laut yang tidak normal,"ujarnya.
Ia menjelaskan, BMKG mengoperasikan Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) selama 24 jam. Ketika terjadi gempa bumi, data dari jaringan seismograf dianalisis secara cepat dan komprehensif. Dalam beberapa menit setelah gempa terjadi, BMKG akan mengeluarkan informasi awal yang memuat parameter gempa serta potensi tsunami.
"Informasi tersebut kemudian disebarluaskan kepada BNPB, BPBD, pemerintah daerah, media massa dan masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi resmi hingga dikeluarkannya informasi bahwa kondisi telah aman,"katanya. (alvrina)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....