Pasca Gempa Bumi Magnitudo 7,7 Aktivitas Gempa Gunung Api Awu Meningkat

  • 08 Jun 2026 18:38 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Pasca gempa bumi tektonik dengan magnitudo 7,7 mengguncang kabupaten kepulauan Sangihe Senin 8 Juni 2026 pukul 07.30 Waktu Indonesia Tengah, aktivitas kegempaan gunung api Awu meningkat. Kementerian Energi Sumber Daya Energi Mineral (KESDM) Badan Geologi, pemantau gunung Awu Sangihe Didi Wahyudi Pernama Putra Bina menjelaskan peningkatan aktivitas kegempaan terutama pada gempa tektonik jauh.

“Dalam kurun waktu 18 jam sepanjang hari ini mulai dari pukul 06.00 sampai 18.00 waktu Indonesia Tengah, gempa tektonik jauh tercatat 115 kejadian. Dari jumlah gempa, enam peristiwa gempa cukup terasa” kata Putra Bina.

Sementara itu saat terjadi gempa bumi tektonik, dilaporkan terdapat dua titik longsor di tebing gunung api Awu. Dampak dari longsoran material, sungai yang bermuara di kaki gunung api Awu berubah jadi kecoklatan. Status gunung api Awu di kabupaten kepulauan Sangihe sampai saat ini pada level tiga (III) siaga. Berdasarkan analisa dari KESDM, status tersebut didasarkan pada aktivitas gempa vulkanik dangkal, dimana dalam periode saat ini kegempaan vulkanik dangkal dan vulkanik dalam (Spasmodic Burst) tidak terekam. Peningkatan terjadi pada gempa vulkanik dalam yang menunjukan terjadi supply baru dari kedalaman, sehingga masih perlu diwaspadai dalam waktu beberapa hari kedepan. Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) juga menilai peningkatan kegempaan secara tiba - tiba ( swarm gempa vulkanik) maupun peningkatan gempa Low Frequency perlu diwaspadai terutama masih tingginya aktivitas tektonik regional di sekitar wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara. (Anton L).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....