Tuhan Sumber Penghiburan dan Harapan di tengah Penderitaan

  • 27 Mei 2026 15:21 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Manusia memiliki keterbatasan dalam menghadapi persoalan hidup. Pelawak selucu apa pun tidak akan mampu menghibur dirinya sendiri ketika menghadapi penderitaan. Karena itu, jemaat diajak untuk tidak mencari pelarian pada kenikmatan duniawi, melainkan datang kepada Tuhan.

“Jemaat diajak untuk tidak mencari pelarian pada hal-hal negatif seperti narkotika, alkohol, maupun kenikmatan duniawi, melainkan datang kepada Tuhan yang sanggup memberi penghiburan sejati dan kekuatan baru bagi kehidupan,”ujar Pendeta Markus Harikatang dalam acara Mutiara Pagi di Prosatu RRI Tahuna.

Rasul Paulus mampu bersyukur di tengah penderitaan karena ia mengenal Allah sebagai sumber kekuatan hidup. Paulus melihat Allah sebagai pribadi yang penuh belas kasihan, sumber penghiburan, dan sumber pengharapan bagi setiap orang percaya.

“Pemahaman itulah yang membuat Paulus tetap kuat meski menghadapi tekanan hidup yang berat,”ucapnya.

Ajakan Yesus kepada setiap orang yang letih lesu dan berbeban berat untuk datang kepada-Nya. Umat percaya menyerahkan segala kekhawatiran kepada Tuhan, sebab hanya Tuhan yang mampu memelihara dan memahami setiap pergumulan manusia.

“Pengharapan kepada Tuhan menjadi dasar utama agar seseorang tetap teguh menghadapi tantangan hidup,”katanya.

Pendeta Markus Harikatang mengajak jemaat untuk terus hidup dalam ucapan syukur, bahkan di tengah penderitaan sekalipun. Melalui hati yang bersyukur, umat Kristen akan mengalami belas kasihan Allah, penghiburan, serta pengharapan baru dalam kehidupan.

“Apapun keadaan kita, firman Tuhan mengajarkan untuk tetap bersyukur, sebab Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya,”ujarnya. (alvrina)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....