Jaga Keanekaragaman Hayati, Masyarakat Diajak Gunakan Pangan Lokal
- 22 Mei 2026 21:16 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID,Tahuna - Upaya menjaga kelestarian keanekaragaman hayati terus menjadi perhatian di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Salah satu langkah penting yang dapat dilakukan masyarakat adalah dengan mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan dan tidak eksploitatif, termasuk dalam pemanfaatan pangan lokal.
Hal tersebut disampaikan Conservation Program Officer Burung Indonesia Ganjar Cahyo Aprianto kepada rri.co.id, Kamis 21 Mei 2026.
Ganjar menjelaskan bahwa pelestarian keanekaragaman hayati dapat dimulai dari hal sederhana, seperti tetap menggunakan dan melestarikan pangan-pangan lokal yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sangihe.
Menurutnya, pangan lokal memiliki nilai penting karena merupakan bagian dari kekayaan hayati daerah yang harus dijaga keberadaannya agar tidak tergeser oleh produk pangan luar daerah.
"Jika tidak dilestarikan, maka berbagai jenis pangan lokal berpotensi hilang seiring perubahan pola konsumsi masyarakat",ujarnya.
Selain menjadi identitas daerah, pangan lokal di Sangihe juga dinilai memiliki keunggulan dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Selain itu berbagai jenis tanaman pangan lokal telah terbukti mampu bertahan terhadap perubahan iklim, serangan hama, hingga kondisi kemarau panjang.
“Pangan lokal yang ada di Sangihe sudah teruji dan sangat adaptif terhadap kondisi iklim. Ini yang perlu dijaga agar keberadaannya tetap lestari dan tidak tergantikan,”kata Ganjar.
Ia juga menegaskan bahwa masuknya bahan pangan dari luar daerah tidak boleh sampai menggeser keberadaan pangan lokal yang selama ini menjadi penopang kebutuhan masyarakat.
Ganjar mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan serta melestarikan berbagai jenis pangan lokal sebagai bagian dari upaya menjaga keanekaragaman hayati dan memperkuat ketahanan pangan daerah.(Jumel)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....