Kekurangan Jumlah Murid Bukan Keprihatinan

  • 04 Mei 2026 17:09 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Jumlah murid kurang di satu sekolah tidak boleh disoroti membuat kondisi menjadi sebuah keprihatinan.

Hal ini dikatakan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sangihe, Julien Manangkalangi, terkait Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026.

Ia menegaskan, bahwa jumlah murid di suatu sekolah tidak boleh ada intervensi oleh siapapun. Sebab berbicara soal jumlah murid adalah penduduk usia sekolah yang tinggal di lingkungan sekolah.

"Karena jumlah murid tidak boleh diintervensi oleh siapapun sebab mereka adalah penduduk asli yang tinggal di dekat sekolah," kata Julien.

Sebaliknya ungkap Manangkalangi berbicara soal guru dapat didiskusikan bersama karena bukan sebuah keprihatinan.

Di tengah keterbatasan sarana dan akses transportasi, para guru tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Mereka hadir bukan sekadar mengajar, tetapi juga menjadi penggerak semangat belajar bagi siswa di daerah kepulauan.

Bahkan saat ini di wilayah pulau terluar Kabupaten Kepulauan Sangihe guru justru mendapat perhatian khusus dari Pemerintah.

Perhatian Pemerintah kepada tenaga pendidik yang bertugas di pulau terluar dengan memberikan Tunjangan Daerah Khusus (TDK). (Alex.D)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....