Retorika dan Bahaya Hoaks Informasi Publik
- 16 Mar 2026 19:58 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Pidato masih menjadi salah satu sarana penting dalam menyampaikan ide dan gagasan kepada masyarakat, meskipun saat ini cara penyampaian informasi mulai mengalami pergeseran seiring perkembangan media komunikasi.
Dalam berbagai kegiatan atau event tertentu, pidato tetap digunakan untuk menyampaikan visi, misi, maupun gagasan agar dapat dipahami dan diterima oleh masyarakat secara luas.
Namun demikian, generasi muda saat ini cenderung lebih banyak menggunakan media digital dan media sosial sebagai sarana utama dalam menyampaikan maupun menerima informasi.
Akademisi Forzando Mehare, SIK, MSc, mengatakan bahwa dalam menyampaikan informasi maupun gagasan, hal yang paling utama adalah memperhatikan etika komunikasi.
Ia menjelaskan bahwa etika pertama dalam menyampaikan informasi adalah memastikan kebenaran informasi tersebut. Informasi yang disampaikan harus memiliki sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan informasi yang belum terverifikasi atau yang dikenal dengan istilah hoaks.
Etika kedua adalah kejujuran, yakni menyampaikan informasi secara apa adanya tanpa menambah atau mengurangi fakta yang sebenarnya.
Sedangkan etika ketiga adalah sopan santun dalam berkomunikasi. Dalam menyampaikan informasi, seseorang harus memperhatikan etika berbahasa serta norma yang berlaku di masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Forzando Mehare dalam Dialog Interaktif Pro 1 RRI Tahuna, Senin 16 Maret 2026, yang membahas pentingnya komunikasi yang beretika di tengah perkembangan media informasi.
Ia menambahkan, komunikasi yang disampaikan secara benar dan berdasarkan pengetahuan ilmiah dapat mempengaruhi cara berpikir serta perilaku masyarakat, termasuk dalam dunia pendidikan maupun bidang kesehatan, dimana informasi dari para ahli dapat mendorong masyarakat menerapkan pola hidup yang lebih baik.(Azizah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....