Perempuan Perbatasan Mulai Berani Berkarya
- 07 Mar 2026 13:13 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Peran perempuan di Kabupaten Kepulauan Sangihe dinilai mulai berkembang meskipun jumlahnya masih tergolong terbatas di berbagai sektor pekerjaan.
Ketua LKP Sangihe Learning Center, Celline Army Sandil mengatakan, saat ini mulai terlihat adanya perubahan dimana perempuan di wilayah perbatasan, termasuk di desa-desa terpencil, mulai berani untuk berkarir dan berkarya.
Hal tersebut disampaikan dalam Dialog Interaktif yang disiarkan melalui Pro 1 RRI Tahuna, Jumat 6 Maret 2026.
Menurut Celline, dalam lembaga yang dipimpinnya, sebagian besar karyawan yang bekerja merupakan perempuan yang memiliki semangat untuk mengembangkan diri.
Namun dalam praktiknya, berbagai tantangan masih dihadapi terutama terkait dukungan dari lingkungan maupun keluarga yang terkadang mempengaruhi keberlanjutan karier perempuan.
Ia mencontohkan, ada karyawan yang harus berhenti bekerja karena mendapat peluang lain atau menghadapi persoalan internal seperti kurangnya dukungan dari pasangan.
Kondisi ini menurutnya menjadi tantangan tersendiri, khususnya bagi perempuan yang ingin berkarir di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Selain itu, Celline juga mengakui bahwa ketersediaan sumber daya manusia, khususnya perempuan yang memiliki keahlian spesifik di bidang bahasa Inggris, masih sangat terbatas.
Hal ini menjadi tantangan bagi lembaga yang bergerak di bidang pendidikan bahasa Inggris seperti Sangihe Learning Center dalam melakukan proses rekrutmen tenaga kerja.
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, pihaknya memanfaatkan media sosial dan jejaring digital guna menjangkau calon tenaga kerja dari berbagai daerah.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan jaringan yang lebih luas menjadi salah satu strategi penting untuk mencari sumber daya manusia yang kompeten, sekaligus membuka peluang bagi perempuan untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.(Azizah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....