Refleksi Satu Tahun Membara di Gedung Olahraga
- 21 Feb 2026 13:33 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Syukuran satu tahun kepemimpinan bupati Sangihe Michael Thungari dan wakil bupati Tendris Bulahari di GOR Membara pada Jumat 20 Februari 2026, memberi pesan yang sarat makna. Dalam teori interaksi simbolik atau symbolic interactionism pesan yang tersampaikan pembangunan GOR hanya dapat berhasil dari dua tangan anak muda. Pesan ke publik Sangihe itu, setidaknya dapat menepis keraguan tokoh - tokoh senior tentang kemampuan dan integritas anak muda yang baru menahkodai tanah tampungang lawo.
Pada peresmian dan syukuran GOR Membara, bupati Michael Thungari mengaku ada rasa lega dalam hatinya setelah berhasil menyelesaikan fasilitas publik gedung olahraga di daerah ini.
“Satu tahun kepemimpinan disaat orang meragukan dihubungkan dengan defisit anggaran, tetapi kita bisa melewati itu semua berkat dukungan semua pihak” kata bupati dengan nada rendah.
Pernyataan orang nomor satu di Sangihe itu bukan tanpa dasar. Pasca menerima tonggak kepemimpinan dari seniornya, kondisi fiskal di lingkungan pemerintah daerah dalam kondisi labil. Belum lagi program efisiensi anggaran yang diterapkan secara nasional di seluruh kementerian hingga di tingkat pemerintah daerah. Kondisi dalam perjalanan 365 hari bagai buah simalakama untuk Thungari - Bulahari. Disisi lain mata publik Sangihe menyorot GOR Manente seperti puing - puing bangunan peninggalan kolonial dan sudah menjadi tempat hantu. Melihat fenomena pembangunan dan fiskal daerah, bupati mengambil langkah berani meneruskan pembangunan fisik GOR Mambara. Walaupun diakuinya menjadi bupati dan wakil bupati di usia muda bukan tidak ada tantangan di saat sebagian orang ragu. Namun dengan rendah hati Michael Thungari mengatakan keberhasilan pembangunan GOR Membara atas dukungan dan gagasan para pemimpin sebelumnya yang meletakkan dasar hingga fasilitas publik gelanggang olahraga dapat diresmikan. (Alex Dalengkade).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....