Dari Tradisi ke Trending, Duta Kebudayaan Ajak Anak Muda Berbudaya

  • 17 Sep 2026 06:20 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Generasi muda Nusa Utara diajak menjadikan media digital sebagai ruang kreatif untuk memperkenalkan budaya lokal, tanpa meninggalkan nilai dan identitas tradisi yang diwariskan leluhur.

Ajakan tersebut disampaikan Putra Harapan I Duta Kebudayaan Nusa Utara 2026, Josep Januardo Eris, saat menjadi tamu program Sore Ceria Pro 2 RRI Tahuna, Selasa 15 September 2026 dengan topik Dari Tradisi ke Trending: Budaya Nusa Utara.

Josep mengatakan, perkembangan media sosial justru membuka peluang besar bagi anak muda untuk membawa budaya Nusa Utara agar semakin dikenal, bukan hanya di daerah, tetapi juga di luar wilayah Nusa Utara.

“Sekarang zamannya digital. Jadi , budaya juga harus bisa kita bawa ke media sosial. Bukan berarti tradisinya kita ubah, tetapi cara kita memperkenalkannya yang dibuat lebih menarik untuk anak muda,” ujar Josep.

Ia menilai, kekayaan budaya Nusa Utara memiliki banyak potensi untuk dikembangkan menjadi konten kreatif, mulai dari tradisi, kesenian, bahasa daerah, pakaian adat, kuliner hingga cerita-cerita lokal yang memiliki nilai sejarah dan kehidupan masyarakat.

“Kadang sebagai anak muda lebih cepat tahu budaya dari luar daripada budaya sendiri, kita harus mulai dari mengenal budaya sendiri, kemudian bangga dan berani memperkenalkannya,” katanya.

Menurut Josep, menjadikan budaya sebagai sesuatu yang trending bukan berarti menghilangkan keaslian tradisi. Kreativitas justru diperlukan agar budaya tetap relevan dan mampu diterima generasi muda di tengah perubahan zaman.

Melalui obrlan Sore Ceria , Josep mengajak generasi muda untuk melihat budaya Nusa Utara bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi sebagai identitas yang dapat terus dikembangkan dan diperkenalkan melalui kreativitas di era digital.(Olvy)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....