Lapar dan Haus Akan Kebenaran Membawa Kebahagiaan Sejati
- 15 Jun 2026 23:09 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Penyuluh Agama Katolik, Febiyola Silangen, mengajak umat untuk merenungkan Sabda Bahagia yang disampaikan Yesus, khususnya pesan, Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan dalam Matius 5 ayat 6.
"Dalam seruan apostolik Gaudete et Exsultate, Paus Fransiskus menegaskan bahwa Sabda Bahagia merupakan identitas setiap orang Kristiani dan jalan menuju kekudusan serta kebahagiaan sejati,"ujarnya dalam cara Mimbar Agama Katolik.
Lapar dan haus merupakan kebutuhan dasar manusia. Dalam Kitab Suci, Nabi Elia yang bersembunyi di tepi Sungai Kerit mengalami lapar dan haus, namun Allah memeliharanya melalui burung-burung gagak yang membawa roti dan daging.
"Kisah ini menunjukkan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan mereka yang berharap kepada-Nya dan selalu menyediakan apa yang dibutuhkan umat-Nya,"katanya.
Di tengah kehidupan modern yang penuh tekanan, banyak orang mencari kebahagiaan melalui harta, popularitas, dan kenyamanan duniawi. Namun Yesus mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati bukan berasal dari hal-hal tersebut, melainkan dari hati yang haus akan kebenaran, hidup dalam kejujuran, serta senantiasa mengandalkan Allah dalam setiap langkah kehidupan.
"Karena itu, umat diajak untuk terus hidup dalam kebenaran melalui perkataan dan tindakan yang jujur. Ketika kita lapar dan haus akan kebenaran Allah, Tuhan sendiri akan memuaskan kerinduan hati kita dan menghadirkan sukacita yang sejati serta abadi,"ucapnya. (alvrina)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....