Hari Raya Idul Adha Mengajarkan Kepatuhan dan Keikhlasan

  • 26 Mei 2026 22:30 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID.Tahuna - Hari Raya Idul Adha atau Idul korban dilatarbelakangi dengan satu peristiwa yang besar. Peristiwa tersebut diuji oleh Aula subahan hu watta alah sebagai hamba-hamba-Nya yang terkasih yaitu Nabi Ibrahim dan anaknya Ismail.

Hal itu dikatakan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sangihe Drs. H.Kusnadi ketika diwawancarai rri.co.id.

Ia menjelaskan ada dua peristiwa tentang ibadah haji itu adalah bagian dari keluarga Nabi Ibrahim yang sekarang umat muslim sementara melaksanakan ibadah puasa di Tanah Suci Mekah.

"Yang kedua diabadikan khusus Nabi Ibrahim dan putranya dengan perayaan Idul Adha, Idul Adha sendiri maknanya adalah penyembelihan hewan kurban," kata Kusnadi.

Penyembelihan hewan kurban ini ada dua dimensi makna yaitu makna spiritual kepatuhan kita sebagai Hamba Aula su bahana Hu wata alah untuk mendekatkan diri kita kepada Yang Maha Kuasa.

Ketika kita diuji oleh Aula su bahana Hu wata alah untuk mengorbankan sebagian harta yang kita miliki.

Yang dikehendaki pada Hari Raya Idul Adha tegas Kusnadi adalah kepatuhan dan keikhlasan kita kepada Aula su bahana Hu wata alah. (Alex.D)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....