Bekali Pelajar Tentang Toleransi dan Iman

  • 21 Apr 2026 10:04 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Penanaman nilai toleransi sejak dini menjadi fokus utama guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di SMP Negeri 6 Satu Atap Tamako. Langkah ini diambil sebagai bekal penting bagi para siswa agar tidak canggung dan tetap memegang teguh prinsip keimanan mereka saat berinteraksi dengan masyarakat yang majemuk di luar lingkungan sekolah.

Hal tersebut disampaikan oleh tenaga pendidik SMPN 6 Satap Tamako, Mirce Meitti Gahagho, M.Pd.K., bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kartini, Selasa (21/4/2026).

Dalam obrolan Spada Pro2 RRI Tahuna, Mirce membagikan tips sederhana bagi generasi muda dalam membatasi diri antara menghargai orang lain dan menjaga kemurnian iman.

"Sederhananya, toleransi itu kita menghargai orang lain. Sedangkan kompromi iman adalah ketika kita ikut melakukan hal yang bertentangan dengan keyakinan kita. Kita tetap bisa hormat, berteman, dan mendukung sesama tanpa harus kehilangan identitas iman kita sendiri," ujar Mirce.

Pihak sekolah secara aktif membiasakan para siswa untuk mempraktikkan empati dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contoh nyata yang diajarkan adalah dengan menghormati teman-teman yang sedang menjalankan ibadah puasa, seperti tidak makan atau minum secara mencolok di depan mereka.

Langkah ini dipersiapkan agar kelak ketika para siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja yang lebih heterogen, mereka sudah terbiasa hidup berdampingan secara harmonis. Iman tidak dipandang sebagai alat untuk menjauhkan diri, melainkan sebagai penggerak untuk saling mengasihi antarumat beragama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....