Jarang Digunakan, Bahasa Daerah Sangihe Terancam Punah

  • 20 Feb 2026 11:16 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Bahasa daerah Sangihe bakal terancam punah akibat penggunaan bahasa campuran (Gaul) di kalangan anak muda perkotaan. Akademisi, Forzando Mehare, menyatakan bahwa penggunaan bahasa daerah sudah jarang ditemui dalam komunikasi informal baik di lingkungan sekolah, pergaulan, maupun komunitas.

Ia menyatakan, fenomena berkurangnya penggunaan bahasa daerah di lingkungan anak muda perkotaan tidak menutup kemungkinan suatu ketika bahasa daerah Sangihe akan punah.

"Kita melihat langsung di masyarakat secara khusus bagi generasi muda perkotaan itu sudah jarang menggunakan bahasa daerah Sangihe,'" ujarnya kepada RRI.CO.ID Jumat, 20 februari 2026.

Sebaliknya Forzando Mehare, meyakini penggunaan bahasa daerah oleh masyarakat yang berada di pedesaan masih sangat kental.

Tentunya berkomunikasi menggunakan bahasa daerah tersebut akan menjadi kunci dalam menjaga identitas budaya serta mencegah kepunahan bahasa daerah.(AM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....