Bahasa Daerah Masih Tergolong Relevan di Kalangan Generasi Mudah
- 19 Feb 2026 15:58 WIB
- Tahuna
RRI,CO.ID,Tahuna - Bahasa Daerah masih tergolong relevan di kalangan generasi mudah Sangihe dalam berkomunikasi saat ini, Penilaian itu di sampaikan budayawan Sangihe Hermanto Mohonis saat di konfirmasi rri.co.id, Kamis 19 Februari 2026.
Menurutnya jika melihat dari data yang ada bahasa pengantar ibu pada wilayah pedesaan Sangihe masih sering digunakan dalam percakapan sehari - hari, Namun dia menyayangkan dalam dunia pendidikan khususnya di jenjang banku sekolah SD hingga SMA sederajat, penggunaan bahasa daerah tidak menjadi kewajiban. Pendidikan mestinya menyediakan kurikulum atau hari khusus setiap siswa wajib menggunakan bahasa daerah. Dengan melalui program bahasa daerah di sekolah, budaya dan identitas anak muda Sangihe tidak hilang oleh budaya asing.
| Baca juga: Public Speaking Penting Bagi Pelajar |
"Sehingga saya katakan sekolah saat ini kehilangan identitas untuk bahasa daerah, banyak sekolah lebih memilih bahasa inggirs atau bahasa asing sebagai bahan ajar,"ujar Hermanto.
Selain itu menjadi perhatian bersama semua elemen baik Pemerintah dan masyarakat bersenergi agar akar dari pada budaya bahasa daerah tertanam sejak dini mulai dari dunia pendidikan sekolah secara formal maupun non formal.
| Baca juga: AkadBahasa Daerah Sangihe Terancam Punah |
Ia menjelaskan untuk dapat pelestarian bahasa daerah harus di mulai dari komunitas paling kecil seperti keluarga, masyarakat, sekolah, dan pemerintah.
Mohonis berharap Pemerintah dalam hal ini dinas terkait yang menangani budaya lokal agar lebih memperhatikan bahasa daerah terutama bagaimana bahasa daerah dapat masuk di kulikulum pendidikan.(Jumel)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....