J.E. TATENGKENG ; RAJA PUJANGGA, PEJUANG INDONESIA
- 18 Feb 2026 22:22 WIB
- Tahuna
KBRN, Tahuna; Siapa yang tak kenal dengan puisi "Rindu Dendam" karya monumental J.E. Tatengkeng. Banyak puisi - puisi Tatengkeng dipublikasikan dalam majalah ternama, baik pada masa hidupnya maupun setelah wafat. Beberapa karya yang terkenal di antaranya adalah Hasrat Hati, Laut, O, Bintang, Petang, dan Willem Kloos. Karya - karya ini menggambarkan tema - tema universal tentang kehidupan, perjuangan, dan keresahan manusia yang tetap relevan hingga kini.
J.E. Tatengkeng adalah salah satu penyair yang berasal dari Kolongan, Sangihe, Sulawesi Utara. Nama lengkapnya, Jan Engelbert Tatengkeng, Lahir pada 19 Oktober 1907, dan meninggal pada 6 Maret 1968 di Makassar. Perjalanan hidupnya menggambarkan dedikasi yang luar biasa terhadap dunia pendidikan dan kesusastraan.
Ia merupakan salah satu tokoh penting dalam dunia kesusastraan Indonesia, terutama pada masa Angkatan Pujangga Baru, yang tidak hanya mempengaruhi perkembangan sastra Indonesia, tetapi juga meninggalkan warisan tak ternilai dalam dunia pendidikan dan kebudayaan Indonesia. Karyanya yang luas, baik dalam bentuk puisi, esai, maupun prosa, mencerminkan pergulatan intelektual dan kesadaran sosial yang mendalam.
J.E. Tatengkeng adalah sosok yang tak hanya dikenal sebagai penyair produktif, tetapi juga sebagai seorang pendidik dan pejuang kemerdekaan. Karya - karyanya yang memadukan antara pengaruh sastra Belanda, agama, dan kebudayaan daerah, serta kontribusi besarnya dalam pendidikan dan perjuangan bangsa, menjadikannya sebagai salah satu tokoh sastra terkemuka di Indonesia. Jejak langkahnya dalam dunia sastra dan pendidikan masih terasa hingga kini. [Richo.T]
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....