Kisah Inspiratif Agustinus Sasundu : Warisan Seni untuk Dunia
- 18 Feb 2026 19:05 WIB
- Tahuna
KBRN,Tahuna; Dedikasi Agustinus telah menarik perhatian dunia internasional. Karya-karyanya, termasuk alat musik tiup dari bambu, telah diapresiasi hingga ke Prancis. Salah satu alat musiknya bahkan ditempatkan di sebuah museum, menunjukkan bagaimana seni tradisional Indonesia dapat menjadi bagian dari warisan budaya dunia. Dengan menggabungkan elemen lokal dan perspektif global, Agustinus berhasil menjembatani budaya yang berbeda.
Agustinus Sasundu, seorang maestro yang lahir di Desa Lenganeng pada 17 Agustus 1950, telah mengukir sejarah sebagai pelopor musik bambu tradisional dari Sangihe. Pria yang akrab disapa Om Utu ini, adalah sosok yang dikenal karena kesederhanaannya, keramahannya, dan dedikasi luar biasa terhadap seni. Dengan semangat yang tak pernah surut, ia telah meraih berbagai penghargaan berkat kontribusinya dalam melestarikan seni musik bambu khas Sangihe.
Agustinus dikenal dengan semangat berbagi yang tak pernah surut. Ia sering mengunjungi desa-desa untuk mengajarkan cara membuat dan menyetel alat musik bambu. Selain itu, ia melatih generasi muda memainkan musik, bahkan saat ia masih menjadi guru honorer di sekolah menengah. “Dulu, meskipun banyak masyarakat yang buta huruf, mereka mampu memainkan musik bambu dengan sangat baik,” kenangnya penuh kebanggaan.
Melalui dedikasi dan inovasinya, Agustinus Sasundu telah meninggalkan warisan yang tak ternilai bagi generasi mendatang. Inspirasi dari seorang maestro seperti Agustinus menunjukkan bahwa seni tradisional dapat berkembang dan memberikan dampak besar, tidak hanya bagi komunitas lokal tetapi juga dunia. [Richo.T]
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....