BPBD Sangihe Ajak Seluruh Stakeholder Bersama Atasi Dampak Kekeringan
- 03 Okt 2026 13:38 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kerja sama dalam menanggulangi bencana kekeringan akibat fenomena El Niño yang berdampak pada ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
Kepala BPBD Sangihe, Wandu Labesi, mengatakan saat ini daerah berada dalam kondisi tanggap darurat bencana kekeringan. Karena itu, pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi fokus utama pemerintah dan seluruh pihak terkait.
Menurutnya, penanganan kekeringan membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari pemerintah kampung, pemerintah kecamatan, pemerintah kabupaten hingga instansi terkait lainnya.
Kesamaan pemahaman dan koordinasi diperlukan agar upaya penanganan dapat berjalan lebih efektif serta menjangkau masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Labesi menegaskan, kondisi darurat yang terjadi harus menjadi perhatian bersama sehingga setiap pemangku kepentingan dapat mengambil langkah sesuai tugas dan kewenangannya.
“Fokus kita sebenarnya semua stakeholder di Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” ujar Labesi.
Melalui kerja sama tersebut, pemerintah berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dan dampak kekeringan akibat El Niño dapat ditangani secara bersama-sama.(Alfa)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....