Kuat dan Teguh Melangkah Bersama Tuhan di tengah Tantangan Hidup

  • 03 Okt 2026 08:02 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Pendeta (Pdt). Jetti Hontong Tumbale, S.Th. M.Pd.K, menyampaikan pesan iman dalam acara Mutiara Pagi di Prosatu RRI Tahuna. Pesan tersebut mengangkat Kitab Yosua pasal satu tentang peralihan tanggung jawab kepemimpinan dari Musa kepada Yosua saat itu.

"Kitab Yosua pasal satu menceritakan peralihan tugas dan tanggung jawab kepemimpinan dari Musa kepada Yosua setelah Musa meninggal. Peralihan tersebut menjadi bagian penting perjalanan bangsa Israel dari tanah perbudakan menuju tanah perjanjian yang telah Tuhan janjikan," ujarnya.

Perjalanan bangsa Israel tidak berlangsung mudah karena mereka menghadapi berbagai persoalan, tantangan, serta ujian iman dalam kehidupan. Yosua juga telah melihat bagaimana umat Israel sering mengeluh, membangkang, dan mengikuti keinginan hati mereka sendiri.

"Dalam kondisi tersebut, Yosua tentu menghadapi tanggung jawab besar untuk melanjutkan kepemimpinan bangsa Israel menuju tanah perjanjian. Namun, Tuhan memberikan janji penyertaan kepadanya sebagaimana Tuhan menyertai Musa dalam perjalanan bersama umat Israel sebelumnya," katanya.

Janji penyertaan Tuhan menjadi kekuatan bagi Yosua untuk menjalankan tanggung jawabnya di tengah berbagai tantangan yang dihadapi. Tuhan mengingatkan Yosua agar kuat dan teguh serta tetap berpegang pada firman-Nya dalam menjalankan kehidupan.

"Pesan tersebut juga mengingatkan bahwa iman bukan berarti manusia tidak pernah merasa takut ketika menghadapi persoalan kehidupan. Iman berarti tetap melangkah meskipun terdapat ketakutan, karena percaya Tuhan selalu hadir dan menyertai perjalanan kehidupan," ucapnya.

Tuhan juga meminta Yosua tidak menyimpang ke kiri maupun ke kanan dan tetap menjalankan perintah yang diberikan-Nya. Hal itu menjadi pengingat agar setiap orang menjalani kehidupan bersama Tuhan serta tetap berpegang pada firman-Nya.

Persoalan dan tantangan boleh hadir dalam kehidupan, tetapi manusia tidak boleh berhenti hanya karena menghadapi kesulitan. Hari esok tetap berada dalam tangan Tuhan sehingga setiap orang diajak terus melangkah bersama-Nya dengan penuh iman. (alvrina)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....