Generasi Muda Jadi Kunci Pelestarian Kain Kofo Sangihe

  • 02 Okt 2026 16:28 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Pelestarian kain Kofo di Kabupaten Kepulauan Sangihe terus didorong melalui keterlibatan generasi muda.

Kain tradisional berbahan serat abaka tersebut tidak hanya memiliki nilai estetika. Kofo juga merepresentasikan filosofi perjuangan dan kerja keras masyarakat Sangihe.

Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Dr. Ir. Sonny Kapal, MM mengatakan, proses pembuatan Kofo mengandung nilai perjuangan.

Pelestarian Kofo juga dinilai memiliki peluang untuk berkembang dalam sektor industri kreatif. Pengembangan tersebut dapat berjalan seiring dengan upaya mempertahankan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.Karena itu, pemerintah mendorong generasi muda agar tidak hanya mengenal Kofo.

Sonny Mengatakan Generasi muda juga diharapkan mau membuat, menyukai, dan menggunakan kain tradisional tersebut.

“Pemerintah berusaha untuk meyakinkan generasi muda, bagaimana mau membuat, menyukai, dan menggunakan,” kata Sonny.

Menurut Sonny, ketertarikan generasi muda terhadap kain tradisional dapat menjadi bagian dari proses pelestarian. Dengan demikian, keberadaan Kofo tidak hanya bertahan sebagai peninggalan budaya tetapi posisi Kofo sebagai warisan budaya akan tetap relevan di tengah perkembangan zaman. ( Milani )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....