Daya Beli Menurun, Penjualan Ikan di Pasar Manganitu Lesu

  • 02 Okt 2026 09:25 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna – Penurunan daya beli masyarakat berdampak pada penjualan ikan di Pasar Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Sejumlah pedagang mengeluhkan dagangan yang tidak lagi habis terjual seperti biasanya, sehingga pendapatan ikut menurun.

Penjual ikan di Pasar Manganitu, Atohema Melontige, mengatakan, kondisi tersebut terlihat dari jumlah ikan yang masih tersisa hingga melewati waktu penjualan yang biasanya ramai pembeli.

“Biasanya jam delapan pagi sudah banyak yang terjual. Tetapi akhir-akhir ini masih banyak ikan yang belum terjual, bahkan ada yang tidak habis,” ungkap Atohema.

Ia menjelaskan, ikan yang dijual dipasok dari Manalu, Tamako, Kuma, serta nelayan setempat. Jenis ikan yang tersedia antara lain cakalang, tongkol, ikan pelagis ukuran kecil, dan ikan tude yang diminati masyarakat.

Untuk harga, ikan cakalang ukuran sedang dijual Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per ekor, tongkol ukuran besar Rp25 ribu per ekor, sedangkan ikan pelagis ukuran kecil dijual tujuh ekor seharga Rp20 ribu.

Menurut Atohema, kondisi penjualan saat ini berbeda dibandingkan beberapa waktu lalu, ketika ikan dagangan umumnya habis terjual. Penurunan jumlah pembeli membuat pendapatan pedagang tidak lagi seperti biasanya.

Selain daya beli masyarakat, penurunan hasil tangkapan nelayan juga memengaruhi ketersediaan ikan dan memicu kenaikan harga. Kondisi ini menjadi tantangan bagi pedagang untuk mempertahankan penjualan di tengah melemahnya kemampuan belanja masyarakat.

Atohema berharap kondisi pasar kembali membaik sehingga daya beli masyarakat meningkat dan ikan dagangan dapat terjual lebih banyak seperti sebelumnya.(Anthon)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....