GM Nada Pesisir Bulo Raih Nilai Tertinggi Lomba Masamper Pesparawi Pelka Bapak
- 29 Sep 2026 15:20 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Grup Masamper Nada Pesisir Bulo meraih nilai tertinggi dalam Lomba Seni dan Budaya Pelka Bapak Sinode GMIST yang digelar di Lapangan Sepak Bola Kampung Likuang, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (28/9/2026) malam.
Dalam perlombaan kategori Seri (B) tersebut, GM Nada Pesisir Bulo memperoleh nilai 1.277. Posisi kedua ditempati GM Eklesia Tahuna dengan nilai 1.273, sedangkan GM Putra Mahentungang Kulur berada di posisi ketiga dengan nilai 1.269.
Lomba yang dimulai sekitar pukul 20.00 WITA itu mempertandingkan Group Masamper, salah satu kesenian tradisional khas Sangihe yang hingga kini terus dilestarikan dalam kehidupan jemaat maupun masyarakat.
Kapolsek Tabukan Utara IPTU David Kojongian mengatakan, kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari masyarakat. Sejumlah tokoh, warga jemaat, dan pendukung peserta turut hadir menyaksikan jalannya perlombaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pelka Laki-Laki Sinode GMIST Jabes E. Gaghana, SE., ME., Ketua Jemaat Immanuel Petta Pdt. Syaloni Tuwohingide, Majelis Pekerja Jemaat (MPJ) Jemaat Immanuel Petta, warga jemaat, serta para pendukung masing-masing peserta.
Sebanyak 14 grup Masamper ambil bagian dalam kategori Seri (B), yakni GM Dalawesang Sowaeng, GM Melodi Lahiriang, GM Harmoni Angges, GM Putra Oikumene Mahena, GM Eklesia Tahuna, GM Putra Maranatha Bentung, GM Putra Mahentungang Kulur, GM Lahai Roi Buloeng, GM Putra Sasiritang Lehupu, GM Putra Kalasuge, GM Putra Baitel Tamako, GM Putra Harapan Baru Bowone, GM Putra Siloam Mahena, dan GM Nada Pesisir Bulo.
Penampilan para peserta dinilai oleh tiga orang juri, yaitu Sostenes Karame, Olden Ambui, S.Pd., dan Robin R. Boham, S.Th.
Persaingan antarpeserta berlangsung ketat. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik dalam membawakan Masamper yang tidak hanya menjadi bagian dari perlombaan, tetapi juga mencerminkan kekayaan seni dan budaya masyarakat Sangihe.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat pelestarian Masamper sebagai salah satu warisan budaya yang memiliki nilai sosial, keagamaan, dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat Sangihe.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan aman. Pengamanan serta pemantauan dilakukan guna memastikan perlombaan berjalan lancar hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
(Anthon)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....