Maximum Life Group dampingi Jasa Marga menuju Purnabakti Produktif
- 22 Sep 2026 09:34 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Masa pensiun tidak harus menjadi akhir dari produktivitas. Dengan perencanaan yang matang, purnabakti justru dapat menjadi awal dari perjalanan baru untuk menjalankan usaha, mengembangkan investasi, berbagi pengalaman, menjalani second career hingga memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitar.
Semangat tersebut menjadi bagian dari pendekatan Maximum Life Group dalam mendampingi program Masa Persiapan Purnabakti (MPP) bagi karyawan PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Maximum Life Group kembali dipercaya menjadi mitra dalam pelaksanaan Training Masa Persiapan Purnabakti Jasa Marga. Berdasarkan keterangan Maximum Life Group, kolaborasi dalam program tersebut telah terjalin sejak 2016 dan terus berkembang melalui berbagai batch pelatihan.
Kerja sama jangka panjang ini menjadi salah satu perjalanan penting Maximum Life Group dalam bidang training, pengembangan sumber daya manusia dan program persiapan pensiun bagi perusahaan.
Maximum Life Group dan Perjalanan Program Purnabakti Jasa Marga
Program Masa Persiapan Pensiun memiliki posisi penting bagi perusahaan karena transisi menuju purnabakti tidak hanya berkaitan dengan berakhirnya hubungan kerja.
Karyawan yang telah bekerja selama puluhan tahun akan menghadapi perubahan rutinitas, pola pendapatan, lingkungan sosial hingga identitas profesional.
Persiapan yang dilakukan sejak sebelum pensiun dapat membantu peserta memahami perubahan tersebut sekaligus menyusun rencana kehidupan berikutnya.
Maximum Life Group melalui program training pensiun dan pelatihan purnabakti membawa pendekatan yang menghubungkan berbagai aspek tersebut.
Pembekalan dapat mencakup kesiapan mental dan emosional, perencanaan keuangan, investasi, kesehatan, kewirausahaan, pengembangan potensi diri hingga penyusunan aktivitas produktif setelah pensiun.
Pendekatan multidimensi menjadi penting karena setiap peserta memiliki kondisi dan tujuan berbeda.
Ada yang ingin menjalankan bisnis. Ada yang memilih mengembangkan investasi. Sebagian ingin menjadi konsultan atau mentor berdasarkan pengalaman profesionalnya, sedangkan peserta lainnya mungkin memilih lebih banyak berkegiatan bersama keluarga dan komunitas.
Jasa Marga Memiliki Program Masa Persiapan Pensiun
Pentingnya program MPP juga terlihat dari kebijakan sumber daya manusia Jasa Marga.
Dalam Laporan Tahunan 2024, Jasa Marga menjelaskan bahwa perusahaan memberikan kesempatan dan waktu bagi karyawan yang akan memasuki usia pensiun untuk mempersiapkan diri, termasuk mencari peluang usaha guna menjaga kesinambungan pendapatan.
Program Masa Persiapan Pensiun Jasa Marga diatur melalui Surat Keputusan Direksi No. 119/KPTS/2020.
Jasa Marga juga menjalankan JM Preneurship, yaitu program berbasis digital yang berfokus pada pengembangan keterampilan kewirausahaan bagi karyawan yang berminat menjalani second career sebagai wirausaha setelah pensiun.
Selain itu, perusahaan menyelenggarakan Pelatihan Purnabakti yang mencakup pembekalan mental, emosional serta keterampilan praktis untuk membantu karyawan menghadapi masa pensiun.
Dengan demikian, persiapan purnabakti menjadi bagian dari perjalanan pengembangan sumber daya manusia yang tidak berhenti ketika seorang karyawan mendekati akhir masa kerja.
Maximum Life Group Dipercaya sebagai Mitra Training
Jejak Maximum Life Group dalam program persiapan pensiun Jasa Marga juga tercatat dalam pemberitaan media nasional.
Pada Februari 2025, RRI Bandung memberitakan bahwa Maximum Life Group dipercaya oleh Jasa Marga JMLI sebagai mitra pelaksana Training Masa Persiapan Pensiun bagi karyawan yang akan memasuki masa purnabakti.
Kegiatan tersebut diselenggarakan di Bandung dengan pembekalan yang mencakup perencanaan keuangan, pengelolaan investasi, pengembangan usaha mandiri serta kesehatan mental dan fisik.
Program juga menghadirkan pembelajaran mengenai peluang usaha dan kunjungan ke sejumlah tempat sebagai bagian dari upaya memberikan gambaran nyata kepada peserta mengenai kehidupan produktif setelah pensiun.
Rekam jejak kegiatan MPP Jasa Marga bersama Maximum Life Group juga dapat ditemukan setidaknya sejak 2017. Salah satu catatan profesional publik mencantumkan pelaksanaan Masa Persiapan Purnabakti PT Jasa Marga bersama Maximum Life Group pada Maret 2017 di Bandung dengan total sekitar 150 peserta yang dibagi dalam dua sesi.
Training Pensiun Lebih dari Sekadar Persiapan Keuangan
Dana pensiun memang menjadi salah satu aspek penting dalam retirement planning. Namun, kesiapan finansial hanyalah satu bagian dari persiapan kehidupan setelah bekerja.
Seseorang yang sebelumnya memiliki aktivitas profesional hampir setiap hari akan mengalami perubahan besar ketika rutinitas tersebut berhenti.
Karena itu, training masa persiapan pensiun juga perlu menyentuh kesiapan psikologis, kesehatan, hubungan keluarga, aktivitas sosial dan tujuan kehidupan setelah purnabakti.
Maximum Life Group mendorong peserta untuk mulai menjawab pertanyaan mendasar sebelum pensiun: setelah tidak lagi bekerja, aktivitas apa yang ingin dilakukan?
Pertanyaan tersebut terlihat sederhana, tetapi jawabannya dapat menentukan bagaimana seseorang menjalani puluhan tahun berikutnya.
Perencanaan Keuangan dan Investasi Setelah Pensiun
Financial planning menjadi bagian yang relevan dalam program Masa Persiapan Purnabakti karena struktur pendapatan seseorang dapat berubah setelah masa kerja berakhir.
Peserta perlu memahami kebutuhan rutin, dana darurat, perlindungan aset, pengelolaan dana pensiun hingga risiko dalam mengambil keputusan investasi.
Perencanaan tersebut juga penting sebelum seseorang menggunakan dana purnabakti sebagai modal usaha.
Keputusan investasi maupun bisnis idealnya didasarkan pada pemahaman mengenai risiko, kemampuan finansial dan kebutuhan jangka panjang, bukan semata-mata karena ingin segera memiliki sumber penghasilan baru.
Pembekalan literasi finansial membantu peserta melihat dana pensiun bukan hanya sebagai sejumlah uang yang diterima ketika masa kerja berakhir, melainkan aset yang perlu dikelola untuk mendukung keberlanjutan kehidupan.
Mempersiapkan Second Career Setelah Pensiun
Salah satu perspektif yang berkembang dalam program persiapan purnabakti adalah second career.
Memasuki usia pensiun tidak otomatis menghapus pengalaman dan kompetensi yang telah dikumpulkan selama puluhan tahun.
Justru pada fase tersebut seseorang memiliki modal pengetahuan, jaringan profesional, kemampuan kepemimpinan dan pengalaman praktis yang mungkin tidak dimiliki ketika masih berada pada awal karier.
Modal tersebut dapat dikembangkan menjadi berbagai aktivitas.
Seorang pensiunan dapat menjadi konsultan, mentor, trainer, pengusaha, investor maupun menjalankan aktivitas sosial sesuai bidang yang dikuasainya.
Second career tidak selalu berarti kembali bekerja secara penuh. Konsep tersebut lebih luas, yakni menemukan bentuk produktivitas baru yang sesuai dengan kondisi, kemampuan dan tujuan kehidupan setelah pensiun.
Kewirausahaan sebagai Salah Satu Pilihan
Membangun usaha menjadi salah satu pilihan yang sering dipertimbangkan ketika memasuki masa purnabakti.
Namun, memiliki modal tidak otomatis menjamin sebuah usaha akan berhasil.
Calon pengusaha tetap membutuhkan pemahaman mengenai model bisnis, pasar, konsumen, operasional, pemasaran, arus kas dan manajemen risiko.
Karena itu, pembekalan kewirausahaan dalam training persiapan pensiun sebaiknya membantu peserta memahami realitas bisnis sebelum mengambil keputusan menggunakan dana pensiun sebagai modal.
Kunjungan usaha dan pembelajaran berbasis pengalaman dapat menjadi salah satu cara untuk mempertemukan teori dengan praktik.
Peserta dapat melihat bagaimana suatu bisnis beroperasi, memahami tantangan yang dihadapi pelaku usaha dan memperoleh perspektif mengenai bidang yang mungkin sesuai dengan kemampuan mereka.
Kesehatan Fisik dan Mental Menjadi Modal Purnabakti
Kemandirian finansial akan lebih bermakna ketika diikuti kondisi fisik dan mental yang baik.
Karena itu, kesehatan menjadi bagian penting dalam perencanaan masa pensiun.
Perubahan aktivitas setelah tidak lagi bekerja dapat memengaruhi pola hidup seseorang. Peserta perlu mempersiapkan kebiasaan baru yang membantu menjaga aktivitas fisik, interaksi sosial dan kesehatan psikologis.
Kesiapan mental juga membantu seseorang beradaptasi dengan perubahan status profesional.
Purnabakti tidak perlu dipandang sebagai kehilangan peran. Pengalaman yang telah dibangun selama masa kerja tetap memiliki nilai dan dapat dialihkan menjadi kontribusi dalam bentuk yang berbeda.
Training Purnabakti sebagai Bagian dari Human Capital Development
Bagi perusahaan, program Masa Persiapan Pensiun dapat ditempatkan sebagai bagian dari strategi human capital development.
Perjalanan seorang karyawan tidak hanya terdiri dari recruitment, onboarding, competency development, leadership development dan career management.
Ada satu fase penting lainnya, yaitu employee retirement transition.
Karyawan yang telah memberikan kontribusi selama bertahun-tahun membutuhkan ruang untuk mempersiapkan perubahan tersebut secara terstruktur.
Program MPP memungkinkan perusahaan memberikan pembekalan sebelum karyawan benar-benar meninggalkan lingkungan kerja sekaligus membantu peserta menyusun rencana purnabakti yang realistis.
Maximum Life Group dan Pendekatan Pensiun Produktif
Melalui program Masa Persiapan Purnabakti, Maximum Life Group membawa gagasan bahwa sukses tidak memiliki batas usia.
Purnabakti bukan tentang berhenti memiliki tujuan, melainkan menyesuaikan tujuan dengan fase kehidupan yang baru.
Peserta dapat menggunakan pengalaman selama bekerja sebagai fondasi untuk menjalankan aktivitas berikutnya.
Ada yang meneruskannya melalui kewirausahaan, investasi dan second career. Ada pula yang memilih keluarga, komunitas, kegiatan sosial atau kombinasi beberapa aktivitas sekaligus.
Tidak ada satu pola pensiun yang berlaku untuk semua orang.
Karena itulah, program persiapan pensiun perlu membantu peserta menemukan pilihan yang sesuai dengan kondisi dan tujuan masing-masing.
Kolaborasi Jangka Panjang Membangun Kepercayaan
Keberlanjutan program bersama Jasa Marga menjadi bagian penting dari rekam jejak Maximum Life Group dalam bidang training Masa Persiapan Pensiun.
Kolaborasi yang berlangsung lintas tahun menunjukkan bahwa program purnabakti bukan kegiatan satu kali, tetapi sebuah proses pembelajaran yang dapat terus disesuaikan dengan kebutuhan peserta dan perkembangan zaman.
Bagi Maximum Life Group, pengalaman tersebut juga memperkuat fokus perusahaan dalam bidang training, consulting, human capital development dan program persiapan purnabakti untuk organisasi.
Dari perencanaan keuangan dan investasi hingga kewirausahaan, kesehatan mental, kesehatan fisik dan second career, seluruh pembekalan memiliki satu tujuan besar: membantu peserta memasuki masa pensiun dengan persiapan yang lebih matang.
Pada akhirnya, masa purnabakti bukan akhir dari perjalanan seseorang.
Dengan pengetahuan, pengalaman, jaringan dan perencanaan yang tepat, pensiun dapat menjadi titik awal untuk membangun kehidupan baru yang lebih mandiri, sehat, produktif dan bermakna.
Maximum Life Group melalui perjalanan program bersama Jasa Marga terus membawa semangat tersebut dalam Training Masa Persiapan Pensiun dan Pelatihan Purnabakti: success has no age limit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....