Danlanal Tahuna Tegaskan Komitmen Jaga Kedaulatan Maritim di Perbatasan

  • 10 Sep 2026 21:28 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna — Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tahuna, Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan maritim Indonesia pada momentum Hari Ulang Tahun ke-81 TNI AL, di Lapangan Lanal Tahuna, Kamis 10 September 2026.

Saat memimpin Apel Siaga HUT ke-81 TNI Angkatan Laut, Hadi Subandi, mengatakan peringatan 81 tahun TNI Angkatan Laut merupakan perjalanan panjang yang sarat makna sekaligus menjadi momentum refleksi untuk menilai capaian, mengevaluasi tugas yang belum diselesaikan, serta mempersiapkan kemampuan menghadapi tantangan masa depan.

Menurut Hadi Subandi, TNI AL memiliki peran strategis sebagai penegak kedaulatan negara kepulauan terbesar di dunia. Laut Indonesia bukan hanya menjadi ruang kedaulatan, tetapi juga jalur perdagangan, penghubung antarwilayah, sumber daya dan energi, serta kawasan strategis yang menentukan kepentingan bangsa.

“TNI Angkatan Laut harus senantiasa hadir menjaga seluruh ruang maritim sesuai amanat undang-undang demi melindungi kepentingan nasional di laut,” tegas Danlanal Subandi.

Hadi Subandi juga mengingatkan seluruh prajurit agar memahami tajamnya kompetisi global dan dinamika geopolitik yang berkembang di berbagai kawasan. Menurutnya, kepentingan banyak negara yang saling beririsan di wilayah laut menjadikan ruang maritim sebagai arena interaksi strategis yang dinamis.

"Batas antara masa damai, krisis, dan konflik kini semakin sulit dibedakan. Ancaman dapat muncul melalui perang informasi, serangan siber, tekanan ekonomi, gangguan terhadap infrastruktur, hingga penggunaan kekuatan militer secara terbuka," kata Hadi Subandi.

Karena itu, Komandan Lanal Tahuna menekankan pentingnya kesiapsiagaan, profesionalisme, dan peningkatan kemampuan seluruh prajurit TNI AL agar mampu menghadapi berbagai bentuk ancaman serta terus menjaga kedaulatan.

Hadi Subandi juga mengingatkan seluruh prajurit agar memahami semakin tajamnya kompetisi global dan dinamika geopolitik yang berkembang di berbagai kawasan.

"Kepentingan banyak negara yang saling beririsan di wilayah laut menjadikan ruang maritim sebagai arena interaksi strategis yang dinamis," ujarnya.

Ia menambahkan, batas antara masa damai, krisis, dan konflik kini semakin sulit dibedakan. Ancaman dapat muncul melalui perang informasi, serangan siber, tekanan ekonomi, gangguan terhadap infrastruktur, hingga penggunaan kekuatan militer secara terbuka.

Karena itu, Komandan Lanal Tahuna menekankan pentingnya kesiapsiagaan, profesionalisme, dan peningkatan kemampuan seluruh prajurit TNI AL agar mampu menghadapi berbagai bentuk ancaman serta terus menjaga kedaulatan. (Jumel)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....