SPPG Naha masih Menunggu Proses Pemeriksaan dan Pemenuhan Persyaratan dari BGN

  • 25 Agt 2026 15:23 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Masyarakat Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, mempertanyakan kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga kini belum kembali berjalan di wilayah tersebut.

Warga Tabukan Utara, Hulit Manahede, mempertanyakan kapan dapur SPPG Naha kembali beroperasi untuk mendukung pendistribusian MBG bagi masyarakat di wilayah yang menjadi cakupan pelayanan, termasuk Kampung Bahu, Mala, dan sekitarnya.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Munisye Lesawengen, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat penerima MBG di Kecamatan Tabukan Utara yang selama ini dilayani SPPG Naha.

Munisye menjelaskan, belum beroperasinya dapur SPPG Naha bukan karena unsur kesengajaan.

Sebelumnya menghentikan operasional, kepala SPPG Naha telah menyampaikan laporan khusus kepada Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pemberhentian sementara operasional dapur untuk keperluan renovasi.

Menurutnya, setelah renovasi selesai, SPPG Naha tidak dapat langsung kembali beroperasi. Kepala SPPG terlebih dahulu harus melaporkan kepada BGN bahwa proses renovasi telah selesai.

Selanjutnya, BGN akan melakukan peninjauan untuk memastikan fasilitas yang telah direnovasi memenuhi standar yang ditetapkan.

"Ketika dilihat atau ditinjau tidak sesuai dengan BGN, maka SPPG Naha belum wajib beroperasi," jelas Monisye.

Ia menambahkan, salah satu persyaratan penting agar SPPG dapat kembali beroperasi adalah terpenuhinya standar higiene dan sanitasi, termasuk kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Dengan demikian, pengoperasian kembali dapur SPPG Naha masih menunggu proses pemeriksaan dan pemenuhan persyaratan yang ditetapkan BGN.(Alexander)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....