Warga Keluhkan Keterbatasan Air di RSUD Liun Kendage
- 21 Agt 2026 06:45 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Keterbatasan pasokan air dikeluhkan pasien di ruang perawatan bangunan lama RSUD Liun Kendage Tahuna.
Keluarga pasien, Julian Polohindang warga Kuluwatu dalam program Kopi Pagi RRI Tahuna, Kamis, 20 Agustus 2026, mengatakan distribusi air di ruang perawatan anak belum berjalan lancar. Menurutnya, air hanya mengalir sekitar satu jam setiap hari, mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WITA.
Kondisi tersebut membuat pasien harus menyiapkan persediaan air secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sejumlah pasien bahkan membeli air mineral untuk mencuci peralatan makan.
Julian berharap pihak terkait segera memperbaiki fasilitas dan sarana pendukung di bangunan lama rumah sakit. Menurutnya, ketersediaan air perlu mendapat perhatian karena berkaitan dengan kenyamanan pasien.
Menanggapi keluhan tersebut, Direktur RSUD Liun Kendage, dr. Polideng Dalawir, menjelaskan kondisi itu berkaitan dengan berkurangnya debit sumber air. Penurunan debit tersebut dipengaruhi kondisi musim yang menyebabkan ketersediaan air menurun.
Polideng mengatakan sejumlah ruang perawatan masih mengandalkan sistem penampungan air. Ruang tersebut meliputi perawatan anak, ibu melahirkan, jiwa, dan isolasi.
Air dari sumber utama rumah sakit dipompa menuju bak penampungan sebelum dialirkan ke ruang perawatan. Manajemen sebelumnya telah menambah pompa untuk meningkatkan debit air menuju bak penampungan.
Namun, penambahan pompa belum sepenuhnya mengatasi persoalan tersebut. Debit sumber air juga mengalami penurunan sehingga pasokan menuju ruang perawatan tetap terbatas.
“Manajemen RSUD Liun Kendage kini menyiapkan langkah antisipasi selama musim kemarau berlangsung. Koordinasi juga dilakukan dengan BPBD Sangihe untuk kemungkinan mobilisasi pasokan air tambahan.” ujar Polideng
Ruang perawatan anak direncanakan pindah ke gedung baru pada tahun ini. Meski demikian, manajemen memastikan keterbatasan air di bangunan lama tetap menjadi perhatian.
Manajemen berharap langkah antisipasi dapat menjaga ketersediaan air bagi pasien. Upaya tersebut dilakukan agar pelayanan kesehatan tetap berjalan meski pasokan air terbatas. ( Milani )
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....