Era Digitalisasi Generasi Muda Harus Berpikir Kritis dan Tolak Hoaks
- 01 Agt 2026 20:39 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Di era digitalisasi saat ini dunia pendidikan tugasnya mencerdaskan kehidupan bangsa. Didalamnya bagaimana membuat peserta didik untuk berpikir kritis, bijak bermedia sosial dan berani menentang berita Hoaks.
Akademisi Politeknik Negeri Nusa Utara Forzando Mehare, S.Pi, M.Si kepada rri.co.id Jumat, 31 Juli 2026 mengatakan karena sekarang era digital teknologi informasi, mau tidak mau harus meningkatkan literasi digital.
Khusus di lingkungan Perguruan Tinggi, tugas Dosen menciptakan generasi muda yang berpikir kritis, mampu memilah dan memilih informasi yang benar.
"Dia harus bisa memilah dan memilih informasi yang bisa dia pertimbangkan apakah benar atau tidak kemudian sumbernya dari mana dan tentu saja dia harus sering-sering membaca," kata Mner Forsando.
Menurutnya dengan sering membaca kita akan mengenali mana sumber berita yang benar.
Alasannya karena ketika kita tahu memilah dan memilih informasi, kita bisa membedakan berita ini benar atau malah sebaliknya bersifat Hoaks.
"Jika sumber berita terpercaya tentunya ada asumsi bahwa berita itu benar. Kemudian kalau bersifat anonim berita tersebut harus dicek kebenarannya," ucap Forsando.
Intinya tegas Mner Forsando dalam menilai satu berita harus dicek kebenarannya. Budayakan membaca sampai selesai, berpikir secara luas, sehingga bisa dilakukan cek and balance terhadap berita yang ada di media sosial. (Alexander)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....