Biji Sesawi Gambarkan Proses Pertumbuhan Iman Umat

  • 30 Jul 2026 18:44 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Penyuluh Agama Katolik Febiyola Silangen dalam acara Mimbar Agama Katolik Senin, 27 Juni mengatakan, biji sesawi menjadi pohon sehingga burung-burung di udara datang bersarang di cabang-cabangnya.

"Kita terkadang menyepelekan sesuatu yang kecil, rapuh dan jelek. Kita lebih mengagungkan hal-hal besar, perkasa dan anggun," ujarnya.

Ia juga menekankan bacaan Injil Matius 13 ayat 31-35 yang mengajarkan untuk melihat arti sebuah proses. Tuhan mengajak umatNya melihat arti sebuah proses kehidupan. Biji sesawi awalnya kecil, rapuh bahkan mungkin tidak enak untuk dipandang.

"Namun karena perawatan yang baik, perlahan-lahan biji itu menjadi wujud baru yaitu pohon yang berbuah dan kuat," katanya.

Begitu juga dengan iman yang umat Tuhan miliki ujar Febiyola, Iman yang dimiliki umat Tuhan saat ini bermula dari hal yang sederhana dan kecil. Mungkin dari tindakan orang tua yang dahulu mulai mengajak anaknya ke gereja dan berdoa saat hendak makan.

"Mungkin juga dari pengalaman berjumpa secara kebetulan dengan teman yang bersedia menjadi tempat mencurahkan perasaan," ucapnya.

Febiyola mengajak umat Tuhan untuk bersyukur atas rahmat yang sudah ada dalam diri masing-masing tidak hanya bersyukur atas hal-hal besar tapi mensyukuri juga hal-hal kecil.

"Seperti disarankan oleh Santa Bunda Teresa hanya tindakan kebaikan kecil, senyuman, sedikit kata rekonsiliasi, dapat menjadi keajaiban di dunia," ujarnya. (Herlien)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....