Nilai Kekeluargaan Jadi Perekat Kerukunan di Sangihe
- 30 Jul 2026 05:02 WIB
- Tahuna
Nilai kekeluargaan menjadi perekat kuat dalam menjaga kerukunan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Meski berada dalam satu marga dengan perbedaan keyakinan, masyarakat tetap hidup berdampingan secara damai dan saling menghormati.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Kepulauan Sangihe, Pdt. Leopold Albert Tamalawe kepada rri.co.id, Rabu 29 juli 2026 mengatakan di Sangihe, tidak sedikit keluarga yang memiliki anggota beragama Kristen dan Muslim dalam satu garis keturunan. Perbedaan tersebut tidak menjadi penghalang untuk tetap menjalin silaturahmi, saling membantu, serta hadir dalam berbagai kegiatan keluarga dan kemasyarakatan.
"Perbedaan adalah karunia. Karena Allah menciptakan manusia itu berbeda. Tidak ada satu marga pun di Sangihe yang mengklaim bahwa dia agama ini. Dalam satu marga ada yang beragama Islam, ada yang beragama Kristen, ada yang beragama Katolik. Sejauh hubungan kekeluargaan itu terjalin dengan baik. Maka soal agama itu hal yang berikutnya," kata Ketua FKUB Sangihe.
Lanjut dikatakan Pendeta Tamalase, dampak yang terasa secara implementatif adalah dalam satu keluarga ketika ada ibadah Natal maka yang Muslim akan menyampaikan selamat Natal. Ketika ada idul fitri maka yang Kristen juga menyampaikan bahkan menyiapkan banyak hal.
"Kita akan sangat sering melihat bahwa dalam hal duka misalnya, dalam pemakaman baik Islam, Kristen, tokoh agama dan umat yang berbeda agama justru nimrung bersama-sama. ini menjadi indikator bahwa nilai kekeluargaan itu sangat kuat," ucap Pendeta Tamalawe.
Budaya saling menghargai yang diwariskan secara turun-temurun menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama di daerah perbatasan ini.
Kondisi ini menjadikan Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai contoh bahwa keberagaman dapat berjalan seiring dengan persatuan. Nilai kekeluargaan yang terus dijaga masyarakat diharapkan tetap menjadi warisan berharga bagi generasi muda dalam merawat kerukunan dan kedamaian di Bumi Tampungang Lawo. (MS)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....