Bupati Thungari Launching SANTER-TB, Inovasi Digital Percepat Eliminasi TB
- 09 Jul 2026 07:40 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe khususnya Dinas Kesehatan Daerah gagas Inovasi Digital dalam rangka Percepatan Eliminasi Tuberkulosis.
Sistem Akselerasi Nusantara Tangguh Eliminasi Tuberkulosis (SANTER-TB), sebuah platform digital berbasis web yang dirancang untuk memastikan pasien tuberkulosis menjalani pengobatan hingga tuntas.
Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat melalui berbagai inovasi.
Launching SANTER-TB dilaksanakan di Tahuna Beach Hotel and Resort, Senin (6/7/2026), dan dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tendris Bulahari, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe Denny Roy Tampi, unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah, Kepala Balai Karantina Manado, Ketua Sinode GMIST, Ketua MUI Kabupaten Kepulauan Sangihe, Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara, Direktur RSUD Liung Paduli dan RSUD Liun Kendage Tahuna, para kepala Puskesmas, kader TB, Ketua Dewan Adat, serta sejumlah tamu undangan.
SANTER-TB merupakan inovasi digital solusi terhadap persoalan Lost to Follow Up (LTFU) atau pasien yang menghentikan pengobatan sebelum dinyatakan sembuh dalam kasus TB.
Kepala Dinas Kesehatan, dr. Handry Pasandaran, ME dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa aplikasi tersebut mengintegrasikan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan TB, mulai dari Dinas Kesehatan, puskesmas, kader TB, pasien hingga keluarga pasien dalam satu sistem pemantauan terpadu.
Salah satu fitur unggulan aplikasi ini adalah Electronic Directly Observed Treatment (iDOT), yaitu sistem pengawasan minum obat secara elektronik.
"Melalui fitur ini, pasien atau anggota keluarga cukup mengunggah video saat mengonsumsi obat,
Selanjutnya, video tersebut dapat dipantau secara langsung oleh kader, puskesmas maupun Dinas Kesehatan," ucapnya.
Selain itu, aplikasi juga dilengkapi sistem peringatan dini. Apabila pasien tidak mengonsumsi obat selama 24 jam, sistem akan mengirimkan notifikasi kepada petugas kesehatan. Jika belum ada tindak lanjut, tenaga kesehatan akan melakukan kunjungan langsung ke rumah pasien guna memastikan proses pengobatan tetap berjalan sesuai prosedur.
Tak hanya berfungsi sebagai alat pemantau pengobatan, SANTER-TB juga menyediakan layanan telekonsultasi sehingga pasien, terutama yang berada di wilayah kepulauan dan terpencil, tetap dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan maupun dokter tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.
Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa tuberkulosis hingga saat ini masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Menurutnya, penderita TB sering kali tidak terdeteksi sejak dini sehingga menjadi tantangan besar dalam penanganannya.
"Tuberkulosis bukan hanya persoalan Kabupaten Kepulauan Sangihe, tetapi menjadi tantangan bangsa. Penyakit ini memang menular melalui udara saat penderita batuk, bersin atau berbicara, namun masyarakat tidak perlu takut ataupun menjauhi penderita karena TB bukan penyakit yang menular hanya karena berjabat tangan, bersentuhan ataupun berbagi makanan," ujar Bupati.
Bupati menjelaskan bahwa penyakit TB sebenarnya dapat disembuhkan secara total apabila pasien disiplin menjalani pengobatan selama enam bulan sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Persoalan terbesar selama ini adalah rendahnya kepatuhan pasien dalam menyelesaikan pengobatan. Banyak pasien menghentikan konsumsi obat ketika merasa kondisi tubuhnya mulai membaik, sehingga berisiko mengalami resistensi obat yang justru membuat proses penyembuhan menjadi lebih sulit.
Peluncuran SANTER-TB menjadi tonggak baru transformasi pelayanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Melalui inovasi ini, pemerintah daerah berharap proses pengawasan pengobatan TB menjadi lebih efektif, angka pasien putus berobat dapat ditekan, serta target eliminasi tuberkulosis tahun 2030 dapat tercapai sesuai harapan pemerintah pusat.(Anthon)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....