Kenali Zoonosis, Waspadai Ancaman Penyakit Rabies
- 06 Jul 2026 19:57 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Peringatan Hari Zoonosis Sedunia setiap 6 Juli menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit yang dapat menular antara hewan dan manusia, termasuk rabies yang hingga kini masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat.
Dokter Hewan Karantina Ahli Muda, Rinaldi Ghurafa, dalam Dialog Interaktif Pro 1 RRI Tahuna, Senin 6 juli 2026, menjelaskan bahwa zoonosis merupakan penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia maupun sebaliknya dari manusia ke hewan.
Menurutnya, Hari Zoonosis Sedunia diperingati setiap 6 Juli untuk mengenang keberhasilan ilmuwan Louis Pasteur yang memberikan vaksin rabies pertama pada tahun 1885, sebagai tonggak penting dalam upaya pengendalian penyakit rabies di dunia.
Rinaldi mengatakan, meski telah dikenal sejak lebih dari satu abad lalu, rabies hingga kini masih menjadi penyakit yang perlu diwaspadai karena erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat yang memelihara hewan, khususnya anjing dan kucing.
Selain hewan peliharaan, ia mengingatkan bahwa sejumlah hewan liar seperti kelelawar, musang, dan satwa liar lainnya juga berpotensi menjadi pembawa virus rabies yang dapat menularkan penyakit kepada hewan peliharaan maupun manusia.
Karena itu, peran aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam mengenali tanda-tanda hewan yang diduga terinfeksi rabies agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum terjadi penularan.
Ia menjelaskan, hewan yang terinfeksi rabies tidak selalu menunjukkan perilaku ganas. Pada fase tertentu hewan dapat menjadi sangat agresif, gelisah, dan menyerang apa saja di sekitarnya.
Namun pada fase lain, hewan justru tampak tenang, cenderung bersembunyi, menghindari cahaya, mengalami kelumpuhan, serta mengeluarkan air liur berlebihan meski tidak menunjukkan sifat agresif.
Rinaldi mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada Dinas Peternakan, Dinas Kesehatan, maupun Balai Karantina apabila menemukan hewan dengan gejala yang mengarah pada rabies, sehingga langkah penanganan, pencegahan, dan pengendalian dapat segera dilakukan untuk melindungi kesehatan masyarakat.(Azizah)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....