Gubernur YSK Ajak Gereja Jadi Agen Perubahan Pembangunan di Sulut

  • 01 Jul 2026 14:01 WIB
  •  Tahuna

RRI. CO. ID, Tahuna - Di tengah berbagai krisis global, peran gereja dinilai semakin penting sebagai pembina iman sekaligus kekuatan moral yang menjaga ketahanan sosial masyarakat menghadapi tantangan zaman bersama.

Hal itu disampaikan Yulius Selvanus Komaling saat menghadiri Sidang Raya XXXV Kerapatan Gereja Protestan Minahasa di Kiawa Resort, Kabupaten Minahasa, membahas tantangan kebangsaan.

Sidang raya yang mengusung tema Gereja dan Kebangsaan di Tengah Polikrisis Global, gubernur Yulius menilai berbagai persoalan saling berkaitan sehingga membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa bersama.

Menurut Yulius penyelesaian polikrisis tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, melainkan memerlukan keterlibatan gereja membangun ketahanan masyarakat, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan harapan bersama.

"Gereja diharapkan tidak terbatas pada pelayanan liturgi, melainkan hadir menjaga persaudaraan, menanamkan kejujuran, memperkuat karakter generasi muda, serta mempersatukan masyarakat dalam keberagaman," kata Yulius di lansir akun Facebook Audi Pengemanan.

Ia menjelaskan Pemerintah memandang gereja sebagai mitra strategis melalui pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi keluarga, UMKM, kepedulian lingkungan, serta menjaga kerukunan dan stabilitas sosial berkelanjutan.

Yulius berharap Sidang Raya XXXV KGPM memperkuat sinergi pemerintah dan gereja membangun Sulawesi Utara yang maju, berkarakter, damai, berkeadilan, serta berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.(Jumel)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....