Panggilan Kepada Umat Tuhan untuk Bersaksi
- 18 Mei 2026 09:04 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Penyuluh Agama Katolik Febiyola Silangen dalam acara Mimbar Agama Katolik mengatakan, menjadi saksi Kristus bukan hanya tugas imam, biarawan-biarawati atau pelayan Gereja.
"Setiap orang yang telah dibaptis dipanggil untuk menghadirkan Kristus dalam hidup sehari-hari," kata Febiola.
| Baca juga: Pdt Jetti : Diberkati untuk Menjadi Berkat |
Ia menjelaskan, bersaksi kadang tidak mudah, ada saatnya diejek karena memilih jujur, dianggap lemah karena mengampuni atau dipandang aneh karena tetap setia berdoa dan hidup benar. Yesus sendiri telah mengingatkan pengikut-Nya akan menghadapi tantangan.
"Namun Tuhan tidak membiarkan kita berjalan sendiri, Ia mengutus Roh Kudus Sang Penolong yang memberi kekuatan dan keberanian", katanya.
| Baca juga: Kita Dipanggil untuk Bersaksi di Mana Saja |
Kesaksian iman seringkali bukan soal berbicara hebat tentang Tuhan tetapi tentang hidup yang mencerminkan kasih Tuhan. Ia mencontohkan seorang Ibu yang tetap sabar merawat keluarganya, anak muda yang menolak korupsi, seseorang yang memilih berdamai daripada membalas dendam. Semua itu adalah kesaksian yang hidup.
Dunia saat ini lebih membutuhkan teladan daripada sekedar nasihat. Orang mungkin tidak selalu membaca Kitab Suci tetapi mereka membaca kehidupan setiap hari. Dari sikap dan tindakan kita, orang lain dapat melihat apakah Kristus sungguh hidup dalam diri kita. (Herlien)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....