Warga Bukide Tabut Tertembak Senapan Sprargun saat Mencari Ikan
- 12 Mei 2026 18:30 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna -- Sebuah peristiwa yang menghebohkan terjadi di Pulau Liang, Kampung Bukide, Kecamatan Nusa Tabukan, Kabupaten Kepulauan Sangihe dimana Seorang pemuda warga lokal tertembak senapan tombak ikan milik Warga Negara Asing (WNI).
Seorang pemuda yang bernama Rivaldi Tanggele (18), mengalami luka serius setelah perutnya tertembus panah speargun milik warga asal Rusia, Senin (11/5/2026) sore.
Peristiwa nahas yang menimpa warga Lindongan III, Kampung Bukide ini terjadi sekitar pukul 15.00 WITA. Saat itu, korban bersama dua WNA sedang melakukan aktivitas pencarian ikan.
Kasat Reskrim Polres Sangihe, IPTU Stefi Sumolang, SH.MH saat dikonfirmasi awak media, Selasa (12/5/2026), membenarkan adanya musibah tersebut.
"Kita memang telah menerima informasi dari masyarakat mengenai kecelakaan saat mencari ikan di Pulau Liang. Setelah kami turun ke TKP, benar ditemukan bahwa ada korban lelaki RT (18) yang terkena panah besi dari senapan ikan," ucap IPTU Stefi.
Atas kejadian itu korban segera dilarikan ke RSD Liun Kendage Tahuna untuk mendapatkan pertolongan medis. "Informasinya, korban sudah selesai menjalani operasi dan saat ini masih perawatan intensif," tambahnya.
Berdasarkan pendalaman kepolisian, peristiwa bermula ketika dua WNA Rusia beraktivitas mencari ikan bersama korban dan pemilik perahu di Pulau Liang. Saat masih berada di atas perahu, WNA berinisial DB sedang mempersiapkan speargun miliknya sebelum menyelam.
Naas, saat DB memasang karet pelontar, perahu mendadak bergoyang (oleng). Anak panah besi yang sudah terpasang meluncur tak terkendali dan mengenai perut sebelah kanan hingga tembus pinggang kanan bagian kiri korban (RT) yang duduk di depannya.
"Sesuai informasi yang kami himpun bahwa posisi korban RT duduk di depan WNA DB dan rekannya, V. Karena situasi perahu oleng, panah meluncur mengenai korban. Tim kami sudah melakukan pengembangan terkait kronologi sementara ini," terangnya.
Setelah kejadian, korban segera dievakuasi dari Pulau Liang ke daratan dan dilarikan ke rumah sakit. Perjalanan memakan waktu kurang lebih setengah jam.
Terkait keberadaan WNA tersebut, pihak Polres Sangihe telah melakukan koordinasi dengan pihak Imigrasi Tahuna. Berdasarkan pengecekan, WNA berinisial DB (terlapor) dipastikan tidak memiliki masalah dengan izin tinggal.
Kasus ini masih dalam penanganan Polres Sangihe untuk memastikan prosedur hukum selanjutnya, mengingat insiden ini mengakibatkan luka serius pada warga lokal. (Anthon)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....