Pesan Iman dalam Mutiara Pagi : Jangan Takut, Percaya Saja
- 29 Apr 2026 22:06 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna — Harapan selalu ada bagi mereka yang datang kepada Yesus dengan hati yang percaya. Hal ini disampaikan Pendeta Oktivani Towoliu Tingginehe dalam Program Mutiara Pagi di Prosatu Tahuna. Pembacaan Firman diambil dari kitab Perjanjian Baru, Markus 5:35–43.
Dalam perikop tersebut, dikisahkan tentang kebangkitan anak perempuan Yairus, yang menjadi bukti nyata kuasa Yesus atas maut serta penegasan bahwa tidak ada perkara yang mustahil bagi-Nya. Melalui kisah ini, Pendeta Oktivani mengajak setiap pendengar untuk memiliki keberanian datang kepada Yesus dalam segala situasi kehidupan, tanpa rasa segan maupun malu.
Ia menegaskan bahwa seringkali manusia merasa tidak layak atau ragu untuk datang kepada Tuhan ketika menghadapi persoalan berat. Namun justru dalam kondisi itulah, iman harus dinyatakan dengan tindakan nyata, yaitu mendekat dan berseru kepada Yesus.
| Baca juga: Iman yang Teguh Membuka Jalan Pemulihan |
“Jangan segan dan jangan malu datang kepada Yesus. Dia selalu membuka tangan-Nya bagi setiap orang yang mau datang dengan hati yang percaya,” ungkap Pendeta Oktivani.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya ketekunan dalam doa. Umat diajak untuk tidak mudah menyerah atau merasa lelah dalam memohon pertolongan Tuhan. Sama seperti Yairus yang dengan penuh harap datang memohon kepada Yesus untuk menyembuhkan anaknya, demikian pula setiap orang percaya diajak untuk terus berharap dan berdoa tanpa henti.
“Jangan jemu-jemu memohon kepada Yesus agar Dia datang kepada kita dan meletakkan tangan-Nya atas hidup kita. Sentuhan-Nya membawa pemulihan, membawa perubahan, dan membuka jalan yang tertutup,” jelasnya.
Pendeta Oktivani juga menyoroti pesan penting dari perkataan Yesus dalam kisah tersebut, yakni “Jangan takut, percaya saja.” Pesan ini dinilai sangat relevan dengan kehidupan masa kini, di mana banyak orang menghadapi situasi yang terasa ‘mengunci’ hidup—baik dalam bentuk masalah ekonomi, kesehatan, keluarga, maupun pergumulan batin.
Menurutnya, rasa takut sering kali menjadi penghalang utama yang membuat seseorang kehilangan harapan. Padahal, iman yang teguh kepada Tuhan mampu menembus segala keterbatasan dan menghadirkan jalan keluar yang tidak terduga.
“Untuk hal-hal yang mengunci hidup kita, jangan biarkan ketakutan menguasai. Tuhan sanggup membuka setiap jalan. Tugas kita adalah tetap percaya,” tegas Pendeta Oktivani.
Ia pun mengajak para pendengar untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan Tuhan melalui doa dan pembacaan firman, sehingga iman semakin dikuatkan di tengah tantangan hidup. (Arsitini)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....