Melayani dan Mematuhi dalam Kehidupan Beriman
- 28 Apr 2026 12:57 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna – Pendeta Victor Saselah menyampaikan refleksi iman dalam program Mutiara Pagi di Prosatu Tahuna dengan menekankan pentingnya keseimbangan antara ketaatan kepada Tuhan dan tanggung jawab sebagai warga negara.
Berdasarkan pembacaan firman Tuhan dari Matius 22:15–22, Pendeta Victor menjelaskan bahwa menjadi murid Yesus tidak berarti melepaskan diri dari kewajiban sebagai warga negara yang baik. Sebaliknya, menjalankan tanggung jawab sebagai warga negara tidak menghapus fakta bahwa seluruh kehidupan manusia tetap menjadi milik Allah.
Ia menegaskan bahwa orang Kristen yang hidup dan melayani di tengah dunia tidak memperoleh perlakuan khusus. Setiap orang percaya tetap memiliki kewajiban yang sama, seperti membayar pajak dan menghormati pemerintah. Namun demikian, identitas sebagai pengikut Kristus tidak boleh hilang dalam menjalani tanggung jawab tersebut.
“Sebagai orang beriman, kita tetap harus kritis di tengah masyarakat yang majemuk. Menghormati pemerintah dan negara bukan berarti kehilangan sikap kritis, melainkan menjalankan peran dengan bijaksana,” ujar Pendeta Victor.
Lebih lanjut, dirinya mengajak umat untuk menunjukkan iman melalui tindakan nyata. Ketaatan kepada pemerintah harus berjalan seiring dengan ketaatan yang lebih utama kepada Tuhan.
Melalui pesan ini, Pendeta Victor mengingatkan bahwa kehidupan beriman tidak hanya tercermin dalam ibadah, tetapi juga dalam sikap dan tanggung jawab sehari-hari. Orang Kristen dipanggil untuk hidup dengan integritas, menjadi teladan dalam ketaatan, serta tetap setia kepada Tuhan di segala aspek kehidupan. (Arsitini)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....