Hadirnya Penyulingan di Sangihe Kembangkan Usaha Petani Nilam

  • 21 Mar 2026 06:43 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID - Tidak mengherankan kalau Tanaman Nilam baru dikenal dan dikembangkan di Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam beberapa tahun lalu, padahal 90 persen produksi Nilam Dunia berasal dari Indonesia berawal dari Pulau Sumatra kemudian merambat ke Pulau Jawa, barulah secara massif di kembangkan di Pulau Sulawesi sejak tahun 2016 lalu.

Walaupun budidaya tanaman Nilam di Kabupaten kepulauan Sangihe baru dikembangkan beberapa tahun silam oleh petani Nilam, namun upaya untuk menghadirkan tempat Penyulingan Minyak Nilam terus dilakukan guna mengurangi beban biaya penyulingan yang selama ini dilakukan di Manado.

Salah satu pengusaha penyulingan Nilam Pendeta Novri Makawoel mengatakan dengan hadirnya Sarana Penyulingan Nilam di Kabupaten Kepulauan Sangihe paling tidak dapat mengurangi biaya transportasi kendaraan darat dan laut, termasuk jasa Buru di Pelabuhan, karena selama ini penyulingannya dilakukan di Manado.

“Jadi minyak langsung kita beli,dan kalau masyarakat punya nilam 27 karong memenuhi stndar 500 kg dan hasilnya 9 kilo minyak berarti masyarakat sangat diuntungkan karena mereka tidak lagi ke Manado,”kata pengusaha Nilam pendeta Novri.

Merurutnya agar produksi Minyak Nilam di Sangihe terus berkesinambungan, pihaknya akan melakukan kerjasama dengan Pengusaha Nilam, sehingga para petani lebih bergairah mengembangkan tanaman Nilam,

Selin itu juga dapat bermuara pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani itu sendiri.

“Memang kami punya rencana untuk melakukan kerjasama, karena minyak Nilam ini kan dia mendunia, jadi untuk kedeannya nantisaya akan menghadirkan para pengusaha khususnya di wilayah kita di Sulawesi Utara,”ujarnya.

Kendatipun harga minyak Nilam saat ini bervariasi, Pendeta Novri berharap Petani Nilam terus bersemangat mengembangkan Budidaya Tanaman Nilam, karena permintaan produksi minyak nilam sebagai bahan baku industri wewangian di pasar Global cukup tinggi.(Jumel)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....