Pdt. Meistin: Ubah Ponsel Jadi Mimbar Moderasi
- 17 Mar 2026 12:35 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Di tengah derasnya arus informasi digital, generasi muda di Kabupaten Kepulauan Sangihe diajak untuk menjadikan perangkat ponsel pintar sebagai sarana penyebaran nilai-nilai moderasi beragama. Langkah ini dinilai krusial untuk membendung perilaku negatif di media sosial, seperti komentar provokatif dan penyebaran informasi yang tidak terfilter.
Hal tersebut ditegaskan oleh perwakilan Pemuda Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sangihe, Pdt. Meistin Makausi-Mua, S.Th., saat menjadi narasumber dalam program Obrolan SPADA RRI Tahuna, Selasa (17/3/2026).
Dalam diskusi bertajuk "Ubah Handphone Jadi Mimbar Moderasi", Pdt. Meistin menjelaskan bahwa moderasi bukanlah tentang mengubah bentuk fisik ponsel, melainkan mengubah cara pandang pengguna dalam memperlakukan informasi. Secara etimologis, ia merujuk pada bahasa Latin moderatio yang berarti kesedangan atau keseimbangan.
"Moderasi adalah sikap mengambil jalan tengah. Tidak berlebihan dan tidak kekurangan. Dalam konteks beragama, ini adalah cara pandang yang seimbang agar kita tidak kaku, namun juga tidak terlalu bebas atau berat sebelah," jelas Pdt. Meistin kepada rri.co.id.
Ia menyoroti fenomena anak muda saat ini yang sering kali lebih cepat memberikan komentar pedas dibandingkan memikirkan dampak dari ketikan tersebut. Menurutnya, ponsel pintar seharusnya menjadi "mimbar" virtual untuk menyuarakan kedamaian, bukan justru menjadi alat pemecah belah. Pdt. Meistin menekankan pentingnya kemampuan memilah informasi (literasi digital) sebelum membagikannya ke ruang publik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....