Panitia Matangkan Lomba Story Telling se-Sulut
- 15 Mar 2026 23:49 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Persiapan pelaksanaan lomba Story Telling se-Sulawesi Utara mulai dimatangkan. Sabtu 14 Maret 2026, panitia menggelar rapat perdana di Kantor Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Sangihe Learning Center, Tahuna.
Kegiatan ini di inisiasi oleh Excellcy English School, LKP Sangihe Learning Center sebagai upaya mendorong kemampuan berbahasa Inggris para pelajar di daerah.
Dalam rapat tersebut, pimpinan program Excellcy English School, Celline Army Sandil, menjelaskan bahwa lomba story telling ini akan melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
“Peserta yang akan ikut berasal dari utusan sekolah tingkat SD, SMP, hingga SMA sederajat dari seluruh wilayah di Sulawesi Utara,” jelasnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan lomba akan dilakukan dalam dua tahap, yakni secara online dan offline.
Pada tahap awal, seluruh peserta diminta mengirimkan video penampilan story telling kepada tim panitia. Video tersebut kemudian akan melalui proses kurasi untuk menentukan 20 peserta terbaik yang akan tampil pada babak final secara langsung.
“Nantinya 20 finalis akan tampil di panggung final yang dilaksanakan secara offline di Tahuna,” katanya.
Untuk lokasi final lomba, panitia memastikan akan digelar dengan dukungan penuh dari LPP RRI Tahuna.
“Lokasi final sudah kami tentukan karena kami mendapat dukungan penuh dari RRI Tahuna. Pihak RRI sangat antusias mendukung kegiatan ini,” ujar Celline.
Lebih lanjut dijelaskan, panitia juga sementara menyiapkan akun resmi informasi lomba yang akan digunakan untuk menyampaikan berbagai ketentuan teknis kepada para peserta.
Adapun kegiatan ini diberi nama “Oratiofest 2026”. Dalam lomba tersebut, para peserta akan membawakan cerita rakyat dari daerah masing-masing dalam bahasa Inggris.
Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan pada awal Mei 2026, bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional.
Selain panitia utama, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya komunitas Kampung Dolanan serta media Mangarene. Turut terlibat pula Destu Hapsari dan Regina Sinedu yang berkomitmen membantu menyukseskan agenda pendidikan tersebut.(Amir)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....