Listrik Sering Padam, Kinerja PLN Dikluhkan Warga

  • 16 Feb 2026 21:03 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - PT. PLN krisis listrik yang dinilai belum menunjukkan solusi konkret dan terukur.

Betapa tidak sejak awal tahun 2026, warga di sejumlah wilayah harus menerima kenyataan pemadaman listrik yang sering terjadi baik secara terjadwal maupun tanpa pemberitahuan.

Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, hingga sektor usaha kecil dan menengah.

Seperti halnya Masyarakat di Kecamatan Tahuna Barat yang mengeluh soal pemadam yang sering terjadi, walaupun tanpa kondisi buruk yang mempengaruhi pasokan listrik misalnya cuaca.

"Memang disini kita sering mati listrik mo siang, mo malam tetap mati bahkan kondisi cerah apalagi ditambah hujan dan angin tambah para," ucap warga dengan nada kesal.

Sejumlah pelaku usaha juga mengaku mengalami kerugian akibat terganggunya pasokan listrik terutama penjual kue.

Menanggapi permasalahan listrik pihak PLN UP3 mengakui terjadi gangguan pada mesin yang berakibat penghentian pasokan.

Pihak PLN UP3 Tahuna dalam klarifikasinya, Edmud Sahadagi menjelaskan kondisi kelistrikan di beberapa hari terakhir ini,sering terjadi penghentian aliran listrik di sebagian besar pulau Sangihe khususnya daratan Sangihe Wilayah Pelayanan ULP Petta dan ULP Tamako UP3 Tahuna.

Menurutnya saat ini terjadi gangguan di beberapa Unit PLTD yakni PLTD Tahuna,Tamako,Lesabe dan Petta maka berdampak terhadap Pasokan Listrik pada beban puncak (Jam 17.00 Wita s/d 22.00 Wita) yang semestinya sebesar 9.2 MW ini hanya bisa di suplay/dilayani ke Pelanggan sebesar 8.4 MW. Dengan keterbatasan daya Pasok listrik sekitar – 0.8 MW maka terjadilah Penghentian Aliran Listrik secara bergilir, kami juga himbauan kepada seluruh pelanggan PLN dalam menyikapi kondisi kelistrikan saat ini untuk sementara waktu, dimohon dapat membantu agar menggunakan listrik secukupnya terutama pada waktu Beban Puncak.

"Kami mohon doa dan dukungan agar dalam prosesnya diberikan kelancaran, untuk perbaikan mesin,” Kata Sahadagi.

Pemerintah Kabupaten Sangihe sendiri dalam menghadapi krisis telah melakukan kordinasi ke PLN Pusat untuk menangani permasalahan yang ada. (Anthon)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....