Makanan Bergizi Gratis Dukung Generasi Unggul Indonesia

  • 06 Feb 2026 09:18 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Pemerataan akses Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah di wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, mengingat kondisi geografis daerah yang sebagian besar merupakan wilayah laut.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Max H. V. Pangimangen, SH, M.Th, mengatakan karakteristik geografis Sangihe yang sekitar 96 persen wilayahnya berupa lautan dan hanya tiga hingga empat persen daratan, menuntut perhatian serta kerja ekstra pemerintah daerah dalam menyukseskan program nasional tersebut.

Menurutnya, pemerintah daerah harus hadir secara aktif untuk menselaraskan dan memastikan keberhasilan implementasi program MBG, khususnya bagi anak-anak sekolah di pulau-pulau yang aksesnya sulit dijangkau.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan MBG terdapat syarat formal yang harus dipenuhi oleh penyedia jasa atau dapur MBG sebagaimana tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) take and give, termasuk standar mutu, keamanan, serta kelayakan penyediaan makanan bergizi.

Tantangan semakin kompleks ketika harus menjangkau masyarakat pulau, karena distribusi bahan baku makanan memerlukan sarana transportasi laut yang memadai, steril, dan memenuhi standar keamanan pangan sejak dari bahan mentah hingga siap konsumsi.

“Mulai dari petugas, sarana, hingga fasilitas perahu atau boat pengangkut bahan baku, semuanya harus benar-benar dipersiapkan dengan baik. Ini bukan pekerjaan yang mudah,” ujar Max Pangimangen dalam Dialog Interaktif Pro 1 RRI Tahuna, Kamis 5 Februari 2026.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto jelas, yakni negara harus hadir hingga ke pelosok dan ujung terluar Indonesia, termasuk wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), sebagai tanggung jawab bersama pemerintah pusat dan daerah.

Max juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik legislatif maupun eksekutif, untuk bersatu dan bahu-membahu, karena anak-anak di wilayah kepulauan merupakan beranda terdepan bangsa yang perlu mendapat perhatian serius, terutama melalui pendidikan dan pemenuhan gizi yang layak.

Ia menambahkan, apabila ke depan pengelolaan program MBG sepenuhnya dilimpahkan kepada pemerintah daerah sesuai amanat peraturan perundang-undangan, Bupati Kepulauan Sangihe menyatakan kesiapan penuh, serta mengapresiasi kebijakan Presiden yang dinilai sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas generasi muda di daerah kepulauan.(Azizah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....