Museum Ullen Sentalu, Kemewahan Seni Tradisi Jawa Belanda Tionghoa

  • 25 Jun 2024 11:56 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Yogyakarta; Yogyakarta menyajikan beragam tempat wisata yang sangat elok untuk dikunjungi, dari wilayah selatan hingga utara, banyak tempat sejarah kebudayaan yang sangat erat hubungannya dengan keberadaan Yogja saat ini. Salah satu tempat yang wajib anda kunjungi adalah Museum Ulen Sentanu.

Dikenal sebagai sebuah museum kebudayaan yang berada diKaliurang, dibawah kaki Gunung Merapi. Ulen Sentanu nama dengan penuh makna, karena merupakan sebuah akronim dari falsafah Jawa 'Ulating Blencong Sejatining Tataraning Lumaku' yang bermakna terang adalah penuntun jalan kehidupan

Museum Ulen Sentanu sangat berbeda dengan museum lain di Yogyakarta, karena selain memiliki konsep arsitektur gothic Eropa, yang dipadukan dengan koleksi peninggalan Kerajaan Mataram yang mana ini merupakan bukti sejarah Nyata di Indonesia Yang masih ada hingga saat ini.

Dari laman resmi Dinas Kebudayaan Provinsi DI Yogyakarta menyebutkan, secara resmi Museum Ullen Sentalu dibuka pada tanggal 1 Maret 1997, diresmikan oleh KGPAA Paku Alam VIII yang juga menjabat sebagai Gubernur DIY masa itu.

Dengan Harga tiket dapat dibeli dalam dua kelas yang mana ini menjadi pembeda jenis tur yang bisa dipilih, Adiluhung Mataram dan Vorstenlanden. Tarif Rp 50.000 per orang untuk tur Adiluhung Mataram, sedangkan Rp 100.000 per orang Vorstenkladen. Khusus pengunjung di bawah 20 orang bisa membeli tiket secara langsung,namaunjikan pengunjung bersama rombongan bisa melakukan pemesanan terlebih dahulu.

Jalan menuju Museum Ullen Sentalu. (Foto: Istimewa/Adit)

Sisi lain dari Museum Ulen Sentanu adalah hadirnya Keluarga Haryono bersama dengan pemangku tahta Kasunanan Surakarta Hadiningrat I.S.K.S Paku Buwono XII, pemangku tahta Pakualaman KGPAA Paku Alam VIII, Putra Sultan Hamengku Buwana VIII : GBPH. Poeger, putri Mangkunegaran GRAy,ada juga Siti Nurul Kusumawardhani, dan seorang Ibu negara Indonesia Ibu Hartini Soekarno ikut mendirikan Yayasan Ulating Blencong yang membidani berdirinya Museum Ullen Sentalu.

Museum Ullen Sentalu menjadi destinasi wisata yang menarik dimana kita bisa melihat hasil akulturasi tiga budaya,seperti Jawa, Belanda, dan Tionghoa. Dalam sesi kegiatan tur Adiluhung Mataram, akan membawa pengunjung untuk menyusuri Guwa Sela Giri dan Kampung Kambang. Dalam Perjalanan tur, pengunjung dipandu untuk memahami masuk kehidupan keraton Mataram pada masa lampau.

Dalam sesi tur Vorstenlanden guide akan mengajak pengunjung untuk mengunjungi Djagad Gallery, Esther Huis, dan Sasana Sekar Bawana. Tur ini akan fokus pada koleksi dan narasi masa emas Kasultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta serta budaya Indies (budaya akulturasi Jawa-Belanda-Tionghoa). Dan yang menjadi perhatian pengunjung adalah ketika barang koleksi tersebut tidak diperkenankan untuk di abadikan dalam bentuk digital.Tur Vorstenlanden akan diakhiri dengan tea,coffee time dengan sajian kukis homemade dari Beukenhof Bakkerij.

Anda tertarik berkunjung ? (Aditya Wardhana)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....