Prambanan Heritage Skyline di Candi Prambanan
- 20 Apr 2026 08:52 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Proyek kereta gantung dengan nama Prambanan Heritage Skyline siap hadir sebagai daya tarik wisata baru di Prambanan, Sleman, dengan total investasi mencapai Rp200 miliar. Berdasarkan informasi dari @Good News From Indonesia, Pemerintah Kabupaten Sleman mulai mengembangkan sektor pariwisata dengan mendorong pelaksanaan proyek ini.
Dengan nilai investasi sekitar Rp200 miliar, proyek ini diharapkan dapat menjadi landmark wisata baru yang memadukan keindahan alam pegunungan dan kekayaan budaya yang ada di sekitar Candi Prambanan. Wahana ini akan menghubungkan Candi Banyunibo dan Tebing Breksi, menawarkan pengalaman wisata udara yang istimewa dengan pemandangan alam serta warisan budaya dari ketinggian.
Proyek ini tidak hanya sekadar sebagai sarana transportasi, melainkan juga dirancang untuk memberikan pengalaman wisata yang menggabungkan teknologi mutakhir dengan pesona visual dari kawasan warisan budaya. Dari dalam kabin kereta gantung, para pengunjung dapat melihat pemandangan Candi Ratu Boko dan area sekitarnya yang selama ini belum banyak dijelajahi.
Selain menambah ragam tujuan wisata, proyek ini juga diprediksi akan membantu pertumbuhan ekonomi daerah. Penggabungan kawasan Bokoharjo dan Sambirejo diharapkan dapat menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih hidup, sekaligus membuka peluang bisnis baru bagi masyarakat setempat.
Pemerintah berkomitmen untuk menjaga aspek keberlanjutan dengan melakukan kajian lingkungan, penataan ruang, serta mempertimbangkan dampak sosial budaya. Diharapkan, kawasan warisan budaya tetap terpelihara dan mampu meningkatkan daya tarik pariwisata Yogyakarta baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kepala DPMPTSP Sleman, Triana Wahyuningsih, menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi Namun juga harus memperhatikan keberlanjutan.
Di tingkat lokal, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu prioritas utama. Lurah Bokoharjo, Dody Heriyanto, mendorong agar penduduk terlibat aktif dalam proses pembangunan dan operasional di masa mendatang.
( Syurie Ariandani )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....