Tradisi Padusan, Intanpari Waterpark Masih Jadi Magnet Warga Solo Raya

  • 18 Feb 2026 17:38 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Objek wisata Intanpari Waterpark Karanganyar masih menjadi magnet utama bagi masyarakat Solo Raya untuk melaksanakan tradisi padusan menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Meskipun antusiasme warga tetap tinggi, jumlah kunjungan tahun ini terpantau terpecah dalam tiga hari akibat adanya perbedaan penetapan awal puasa di Indonesia.

Kabid Operasional Intanpari Waterpark, Titin Riyadi Ningsih, menjelaskan pihaknya telah mengantisipasi kondisi tersebut dengan membuka layanan padusan sejak Senin hingga Rabu. Berdasarkan data manajemen, total kunjungan selama tiga hari pelaksanaan tradisi padusan telah menembus angka lebih dari 4.000 orang.

“Untuk acara padusan di Intanpari saat ini kami mengantisipasi perbedaan waktu mulai puasa, makanya padusan dilakukan sejak Senin, Selasa, sampai Rabu ini. Untuk tiket kunjungan sendiri kurang lebih dari tiga hari ini sudah empat ribu lebih kunjungan. Pelayanan kami maksimalkan dengan penambahan petugas keamanan dari empat menjadi enam orang serta adanya hiburan live musik,” ujar Kabid Operasional Intanpari Waterpark, Titin Riyadi Ningsih saat ditemui wartawan, Rabu 18 Februari 2026.

Titin mengakui adanya sedikit penurunan jumlah kunjungan sekitar 5 persen dibandingkan tahun lalu karena massa yang tidak terkonsentrasi di satu hari yang sama. Terkait harga tiket, manajemen sempat memberlakukan tarif Rp20.000 pada hari Senin dan Selasa, namun pada hari Rabu ini harga tiket telah kembali normal di angka Rp10.000 per orang.

“Kalau tahun lalu puasanya barengan, tahun ini berbeda makanya tingkat kunjungannya terpecah di tiga hari ini. Mayoritas pengunjung berasal dari Solo Raya, kalau awal pekan kemarin banyak dari luar kota dan rombongan pesantren, tapi hari ini lebih banyak warga lokal karena cuti bersama sudah habis,” ujar Titin.

Sementara itu, salah satu pengunjung asal Bekonang, Sukoharjo, Mustofa, mengaku sengaja memboyong keluarga lengkap ke Intanpari untuk refreshing sekaligus menjaga tradisi sebelum memasuki bulan Ramadan. Ia memilih Intanpari karena lokasinya yang strategis dan harga tiket yang sangat ekonomis bagi kantong keluarga.

“Kami datang sama keluarga komplit, ya bisa dikatakan padusan atau sekadar refreshing menjelang puasa. Kenapa pilih sini? Karena tempatnya relatif dekat dari rumah dan harganya terjangkau, tiketnya cuma sepuluh ribu rupiah jadi cocok untuk anak-anak bermain,” ucap Mustofa.

Adapun menghadapi bulan Ramadan, Intanpari Waterpark tetap beroperasi secara normal dengan penyesuaian jam kerja pegawai sesuai aturan kepegawaian. Untuk menyiasati penurunan kunjungan saat puasa yang biasanya mencapai 50 persen, manajemen mengoptimalkan kerja sama dengan 20 pelatih les privat renang guna menjaga keterisian pengunjung melalui kelas olahraga pagi hingga sore hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....