Kunjungan Wisatawan ke-Jateng Naik 22 Persen 69.480.000 Orang
- 18 Okt 2025 23:39 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Badan Promosi Pariwisata Jawa Tengah mencatat di Tahun 2025 Jumlah kunjungan wisatawan baik Domestik maupun Manca ke Propinsi Jawa Tengah menunjukkan tren peningkatan signifikan.
Anggota Badan Promosi Pariwisata Jateng, Bambang Irawan, Jumat (17/10/2025) saat konferensi Pers Borobudur Travel Mart and Expo di Solo mengatakan berdasarkan data Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Jawa Tengah total wisatawan yang berkunjung mencapai sekitar 69,480.000 orang naik 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau 2024. Angka tersebut bahkan melampaui target Pemerintah Propinsi Jawa Tengah 39 Persen.
Pengurus BPPD Jawa Tengah Bambang Irawan menjelaskan peningkatan ini merupakan hasil dari berbagai upaya promosi dan sinergi kegiatan kepariwisataan di tingkat provinsi maupun Kabupaten dan Kota.
"Peningkatan kunjungan ini tidak lepas dari pengembangan dan pemasaran pariwisata yang menjadi salah satu dari 6 arah kebijakan pembangunan pariwisata Jateng .dampaknya mulai terlihat signifikan dalam dua tahun terakhir ini," katanya.
Selain jumlah kunjungandata terakhir 2024 bahwa pengeluaran wisatawan yang berkunjung ke Jateng juga menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi .Wisatawan Nusantara yang berkunjung di Jawa Tengah rata rata jumlah pengeluaran atau menghabiskan Rp 5,4 juta perkunjungan.
Ini relatif tinggi dibandingkan survei di Solo berjumlah dikisaran Rp1,2 Juta hingga Rp1,4 juta untuk yang menginap di hotel.
Sementara untuk wisatawan mancanegara mencapai 730 dolar Amerika Serikat perkunjungan. Angka tersebut menempatkan Jateng di posisi 4 besar provinsi dengan pengeluaran wisatawan tertingggi di indonesia setelah Bali, DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Meski promosi pariwisata di Jawa Tengah masih menghadapi tantangan keterbatasan anggaran dengan total dana promosi hanya sekitar Rp75 juta pertahun, jauh di bawah kota Solo yang mencapai Rp200 juta BPPD tetap optimis tren positif ini akan berlanjut.
"Kami terus berinovasi melalui kegiatan travel mart expo di berbagai kota untuk memperkuat jejaring pelaku pariwisata dan meningkatkan daya tarik daerah," ujarnya.
Menurut data BPPD Jateng wisata religi masih mendominasi kunjungan wisata di Jateng. Destinasi seperti Masjid Raya Sheikh Zayid Solo menempati peringkat pertama dengan lebih dari 3,1 juta pengunjung di tahun 2024 disusul kota lama Semarang, Candi Prambanan, serta makam Sunan Kudus, dan masjid Agung Demak.
Selain itu kawasan Dieng juga mengalami lonjakan kunjungan berkat daya tarik wisata alam dan tren wisata instagramable di kalangan wisatawan muda. (Sifat/Rill
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....