Pulau Pramuka, Destinasi Wisata dan Sejarah Unik

  • 31 Agt 2025 20:33 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Meski Hari Pramuka baru saja berlalu, Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu tetap menjadi destinasi wisata menarik yang ramai dikunjungi. Dikutip dari situs resmi wisata Pulau Pramuka, pulau yang terletak di tengah gugusan Kepulauan Seribu ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat administrasi, tetapi juga memiliki sejarah unik dan beragam daya tarik wisata yang sayang untuk dilewatkan.

Pulau ini berukuran sekitar 9 hektar dengan jumlah penduduk sekitar 1.004 jiwa, dan menjadi salah satu pulau penting bagi pemerintah setempat.Pulau Pramuka pada masa lalu dikenal dengan nama Pulau Elang.

Nama tersebut diberikan karena keberadaan elang bondol yang banyak ditemukan di wilayah ini hingga tahun 1980-an. Elang bondol bahkan dijadikan lambang daerah oleh masyarakat setempat. Namun, seiring berkembangnya pemukiman, populasi elang ini semakin berkurang dan akhirnya hampir tidak ditemukan lagi.

Nama “Pramuka” sendiri berasal dari kegiatan kepramukaan yang rutin dilakukan di pulau ini pada era 1950-an hingga 1970-an. Sebelum adanya bumi perkemahan Cibubur, kelompok Pramuka dari Jakarta sering mengirim anggota mereka ke Pulau Pramuka untuk latihan dan perkemahan. Sejak itu, pulau ini dikenal dengan nama Pulau Pramuka hingga sekarang.

Mayoritas penduduk Pulau Pramuka berasal dari suku Betawi, Banten, Bugis, dan Madura, dengan mayoritas beragama Islam serta sebagian kecil beragama Katolik. Dahulu banyak yang berprofesi sebagai nelayan, tetapi kini penduduk mulai beralih menjadi pelaku usaha pariwisata seperti pemilik penginapan dan warung. Saat ini, Pulau Pramuka juga dikenal dengan penangkaran penyu sisik dan hiu, yang menjadi daya tarik wisata sekaligus upaya konservasi. Pengunjung dapat melihat bayi penyu yang menggemaskan serta berenang bersama hiu dalam pengawasan ketat untuk menjaga keamanan. Namun, wisatawan diingatkan untuk berhati-hati dan menghindari luka terbuka karena hiu peka terhadap bau darah.

Selain itu, pengunjung dapat menikmati paket island hopping ke pulau-pulau sekitar seperti Pulau Semak Daun, Pulau Air, dan Pulau Karya yang menawarkan pantai indah dan spot snorkeling yang memukau. Pulau-pulau tersebut menawarkan pengalaman wisata alam yang lengkap dengan fasilitas bermain dan berkemah. Tak kalah penting, Pulau Pramuka memiliki hutan mangrove yang berperan vital dalam melindungi pesisir dari erosi. Hutan bakau ini juga menjadi habitat berbagai biota laut dan lokasi penelitian ilmiah yang mendukung konservasi lingkungan serta pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Keberadaan Pulau Pramuka sebagai pusat pemerintahan, objek wisata, dan lokasi konservasi menjadikannya destinasi unggulan di Kepulauan Seribu yang terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan sekitar. (Dinar Rusydiana)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....