Memburu Cahaya Emas di Puncak Sikunir
- 17 Jul 2025 20:01 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Jauh di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah, terdapat sebuah permata tersembunyi yang menjadi magnet bagi para pemburu keindahan alam Puncak Sikunir. Dikenal luas sebagai Bukit Emas atau Golden Sunrise Hill, Sikunir menawarkan pemandangan matahari terbit yang disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di Asia Tenggara.
Pengalaman mendaki puncaknya di pagi buta, ditemani udara dingin pegunungan, adalah sebuah ritual wajib bagi siapa saja yang ingin menyaksikan keajaiban alam, terungkap perlahan. Perjalanan menuju Puncak Sikunir biasanya dimulai sejak dini hari.
Penulis berangkat dari basecamp di Desa Sembungan, sebuah desa tertinggi di Pulau Jawa, bersama pendaki lainnya memulai langkah dalam kegelapan. Hanya senter atau cahaya bulan yang menjadi penerang jalan setapak.
Udara dingin menusuk tulang, mengingatkan bahwa kita berada di ketinggian sekitar 2.440 meter di atas permukaan laut. Namun, semangat untuk menyaksikan mahakarya alam mengalahkan rasa kantuk dan dingin yang mendera.
Trek pendakian Sikunir terbilang ramah bagi pemula, meskipun tetap membutuhkan fisik yang prima. Sekitar 30 hingga 60 menit pendakian, tergantung kecepatan, akan membawa kita ke puncak.
Begitu tiba, biasanya para pendaki sudah memenuhi area puncak, menanti dengan sabar di antara siluet pepohonan dan kabut tipis. Momen paling dinantipun tiba, langit timur yang tadinya kelam perlahan mulai menampakkan semburat warna.
Garis horizon berubah dari abu-abu menjadi ungu, oranye, dan kemudian merah keemasan. Perlahan namun pasti, bola raksasa berwarna jingga kemerahan itu mulai mengintip dari balik barisan pegunungan. Ini adalah momen saat Golden Sunrise Sikunir menunjukkan pesonanya.
Pemandangan dari Puncak Sikunir sungguh memukau. Di bawah, Telaga Cebong yang tenang tampak seperti cermin raksasa yang memantulkan semburat warna langit.
Kabut tipis yang menyelimuti lembah seolah menjadi permadani awan, tempat matahari menari di atasnya. Siluet gunung-gunung perkasa seperti Gunung Sindoro dan Sumbing, bahkan Merbabu dan Merapi di kejauhan, menambah dramatisnya panorama.
Cahaya matahari yang menyebar membasuh seluruh pemandangan dengan nuansa keemasan, menciptakan lukisan alam yang tak akan mudah terlupakan. Bagi Anda yang berencana mengunjungi Dieng, pastikan Puncak Sikunir masuk dalam daftar wajib.
Siapkan pakaian hangat, kamera, dan hati yang siap terpukau. Pengalaman memburu cahaya emas di atap Dieng ini akan menjadi kenangan berharga yang tak akan lekang oleh waktu. (Aditya Wardhana)
,
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....