Kunjungi Sangiran, Wisatawan Bisa Rasakan Kuliner-Budaya Masyarakat Purba

  • 07 Jul 2025 19:07 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Sragen: Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Bukuran Sragen, mendapat kunjungan Duta Besar Republik Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong, Senin (7/7/2025). Kunjungan ini menjadi modal awal dalam branding Sragen The Land of Java Man yang digaungkan Bupati Sigit Pamungkas.

Sedangkan kunjungan rombongan Dubes Tiongkok ini untuk meningkatkan kerjasama dibidang sains dan pariwisata antara Museum Sangiran dan China.

Bupati Sigit Pamungkas mengatakan Pemkab Sragen Sragen sangat senang dengan kunjungan Dubes Tiongkok ke Sangiran.

"Beliau sangat terkesan dengan situs Sangiran, situs di manusia purba ditemukan dan di sini kita bisa melacak sejarah manusia dari beberapa periode," ujar Bupati di sela mendampingi kunjungan Dubes Republik Tiongkok Wang Lutong, Senin (7/7/2025).

Dubes Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong menerima penjelasan tentang fosil manusia purba dari tour guide museum manusia purba Sangiran Klaster Bukuran. (Foto: RRI/Mulato Ishaan)

Lanjut Sigit, Kabupaten Sragen memang memprioritaskan Sangiran agar memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal peradaban manusia.

"Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten juga akan berkolaborasi bersinergi memastikan Sangiran membawa dampak kesejahteraan bagi masyarakat. Nanti akan ada skema bersama mengembangkan Sangiran," ujarnya.

Menurutnya berwisata ke Sangiran itu tidak hanya semata-mata melihat koleksi museum saja. Tapi juga budayanya, kulinernya dan juga aktivitas sosialnya.

"Itu akan menjadi bagian integral pengembangan Sangiran ke depan ketika berkunjung ke Sangiran tidak semata-mata melihat museumnya tapi aspek-aspek yang lebih luas di masyarakat yang tinggal di sekitar Sangiran."

Dubes Republik Tiongkok Wang Lutong mengunjungi situs manusia purba Sangiran Klaster Bukuran. Rombongan Dubes tiba di Museum Bukuran sekitar pukul 11.30 WIB didampingi Wali Kota Solo Respati Ardi.

Kedatangan Wang Lutong diterima Bupati Sragen Sigit Pamungkas dan Marlia Yulianti Rosyidah penanggungjawab Museum Bukuran beserta jajaran.

Rombongan Wang Lutong sekitar satu jam di Museum Manusia Purba. Sempat melihat koleksi museum hingga melihat langsung konservasi fosil-fosil manusia purba dan binatang purba. Serta melihat langsung prosesi batik tulis yang dilakukan masyarakat setempat.

"Jadi sebenarnya kita sejak dulu ada sister sains dengan China juga yaitu Zhoukoudian. Kemudian dengan kunjungan Mister Wang Lutong Duta Besar China pada hari ini semakin mendekatkan kita dalam kerjasama," ucap Marlia Yulianti Rosyidah penanggungjawab Museum Bukuran.

Marlia menyebut, Dubes Wang Lutong sangat terkesan dengan koleksi Museum Sangiran. Kedepannya akan ditindaklanjuti dengan kolaborasi utamanya sumber daya manusia dalam penelitian dan konservasi.

"Beliau sangat terkesan dengan koleksi yang ada di Sangiran dan beliau juga ingin kedepannya menindaklanjuti dengan kolaborasi. Seperti peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam hal penelitian untuk konservasi di culture heritage-nya," ujarnya. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....